Breaking News:

Diduga Tingkat Kepercayaan Publik ke KPK Turun Karena UU, Wakil Ketua Komisi III : Nggak Ngaruh Lah

Penurunan itu justru dikarenakan pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia, termasuk Indonesia.

Tribunnews.com
Gedung KPK 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei yang menunjukkan adanya penurunan tingkat kepercayaan publik terhadap KPK dari 81,3 persen menjadi 74,3 persen.

Indonesia Corruption Watch (ICW) melihat salah satu faktor turunnya tingkat kepercayaan publik kepada KPK dikarenakan UU KPK yang baru.  

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan UU KPK yang baru bukan menjadi pengaruh atau alasan turunnya tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga antirasuah itu. 

Baca: Siap-siap, KPK Segera Tindak Lanjuti Temuan BPK Dana APBN Masuk Rekening Pribadi

"Nggak ngaruh lah, UU (KPK yang baru, - red) toh kemarin tetap juga ada yang kena OTT (operasi tangkap tangan)," ujar Sahroni, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (23/7/2020). 

Menurutnya penurunan itu justru dikarenakan pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia, termasuk Indonesia. 

Baca: Kepercayaan Publik Menurun, KPK Dengar dan Tahu Permasalahannya

Pandemi membuat KPK tak banyak melakukan aksi atau penindakan terhadap koruptor. Hal tersebut kemudian berimbas pada tingkat kepercayaan publik. 

Padahal, kata politikus NasDem itu, KPK juga berusaha mengikuti protokol di masa pandemi Covid-19. Dengan kata lain, berusaha menjaga dan mencegah penularan Covid-19. 

"Kan kemarin masa pandemi Covid-19. Jadi KPK mengikuti dunia dan semua orang menjaga kesehatan dari wabah yang sekarang masih ada, baik di dalam negeri maupun luar negeri," jelasnya. 

"Atau masa tenang kata lainnya. Semua dalam kondisi menjaga dan mencegah (penularan) Covid-19," imbuh Sahroni. 

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved