Breaking News:

Barisan Kader Gus Dur Minta Presiden Jokowi Lebih Perhatikan Relawan Pilpres 2019 

Pernyataan Pasangharo merespon pemberitaan terkait polemik jabatan direksi dan komisaris BUMN di pemerintahan beberapa waktu terakhir.

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat acara penyaluran dana bergulir untuk koperasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/7/2020). Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyiapkan dana bergulir sebesar Rp 1 triliun untuk disalurkan kepada koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk lebih memperhatikan relawan-relawan di Pilpres 2019 silam.

Hal ini diungkap Sekretaris Jenderal DPP Barisan Kader Gus Dur Pasangharo Rajagukguk. 

Pernyataan Pasangharo merespon pemberitaan terkait polemik jabatan direksi dan komisaris BUMN di pemerintahan beberapa waktu terakhir. 

Dia menilai banyak relawan yang berjuang sekuat tenaga, pikiran dan waktu dalam kampanye pilpres 2019 lalu malah kurang mendapat perhatian, reward, dan bahkan hanya menjadi penonton. 

Baca: Budi Arie, Relawan Pilpres Jadi Wakil Menteri (1): Saya Ini Anak Kota Lalu Diminta Ngurus Desa

"Sementara yang santai-santai saja justru mendapat tempat khusus dan karpet merah oleh Istana Negara," ujar Pasangharo, ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (27/7/2020).

Menurutnya untuk mensinergikan sistem pemerintahan perlu ada penyelenggaraan pemerintahan yang harmonis saat perjuangan memenangkan pilpres 2019 sesuai porsi masing-masing. Terutama agar tujuan pemerintahan yang stabil dalam rangka negara kesejahteraan (welfare state) bisa terwujud.

Oleh karena itu, Pasangharo berharap Presiden Jokowi bisa mengevaluasi kembali pengisian struktur jabatan di pemerintahan sesuai kompetensi masing-masing, seperti melalui reshuffle kabinet. 

"Kita serahkan kepada beliau selaku presiden yg punya hak prerogatif. Kalau memang menghendaki perubahan di era situasi saat ini lakukan resuffle dan cari para pembantu yang bergerak cepat sesuai arahan beliau saat di istana beberapa waktu yang lalu," kata dia. 

 "Cari menteri yang bisa bertindak, berpikir out of the box dan extra ordinary dalam musim mengatasi Covid 19 ini. Kita dukung secepatnya," imbuh Pasangharo. 

Lebih lanjut, dia menyebut dalam negara demokrasi dan sistem pemerintahan yang modern wajar apabila mereka yang berjuang untuk mewujudkan kesejahteraan rakyatnya mendapat tempat dan jabatan sesuai dengan perjuangan dan kerja kerasnya. 

Meski demikian, Pasangharo menegaskan Barisan Kader Gus Dur yang berjuang dan bekerjakeras secara maksimal bersama jutaan kader Gus Dur di seluruh Indonesia tak pamrih.

"Meski tidak mendapat jabatan apapun, kader Gus Dur sampai hari ini tetap istiqomah dan setia mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin," tandasnya.
 

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved