Breaking News:

Kemendikbud Akan Segera Luncurkan Penyederhanaan Kurikulum 2013 di Tengah Pandemi Covid-19

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan segera meluncurkan penyederhanaan kurikulum 2013 untuk mengadaptasi pembelajaran di tengah pandemi Covid-19.

Tribunnews/JEPRIMA
Ilustrasi kegiatan belajar mengajar. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan segera meluncurkan penyederhanaan kurikulum 2013 untuk mengadaptasi pembelajaran di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikbud Praptono mengatakan langkah ini untuk mengoptimalkan pembelajaran di masa pandemi.

"Terkait dengan kurikulum, Kemendikbud sebentar lagi Insya Allah akan segera di-launching hasil penyederhanaan kurikulum 2013," ujar Praptono dalam Semidaring Sejajar, Selasa (4/8/2020).

Praptono mengatakan kompetensi dasar (KD) yang ada di kurikulum 2013 sudah diidentifikasikan dan disusun dengan menekankan pada kompetensi dasar esensial.

Baca: Kemendikbud Minta PAUD Utamakan Keselamatan Siswa Dalam Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Dirinya berharap penyederhanaan ini dapat memberi kemudahan guru dalam memberikan pengajaran.

"Nah ini nanti yang akan memberi kemudahan pada guru untuk memilih materi-materi substansial yang bisa diajarkan kepada para peserta didik," kata Praptono.

Dalam memberikan pembelajaran, Praptono berharap para memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.

Baca: Nadiem Makarim Minta Maaf Soal Dana Hibah Kemendikbud, NU & Muhammadiyah Tetap Tak Mau Gabung POP

Para guru diminta tidak terlalu berfokus pada penuntasan isi kurikulum Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD).

"Mas menteri juga sudah mengeluarkan surat edaran bahwa dalam kondisi pandemi ini penuntasan isi kurikulum bukan merupakan prioritas," tutur Praptono.

Sebelumnya, sejumlah pihak mendesak Kemendikbud untuk membuat penyederhanaan maupun kurikulum darurat dalam pembelajaran di masa pandemi.

Desakan tersebut datang dari Komisi X DPR RI hingga Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Mereka menilai kurikulum darurat sangat dibutuhkan di tengah masa pandemi.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved