Rabu, 3 Juni 2026

KLB Partai Gerindra

Kongres Gerindra Dibuka Prabowo, Megawati dan Jokowi Dijadwalkan Beri Sambutan Secara Virtual

Seluruh pengurus Gerindra di tingkat kecamatan bisa mengikuti proses Kongres Luar Biasa di kantor DPC masing-masing.

Tayang:
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Dewi Agustina
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Geridnra membacakan surat rekomendasi pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Muhammad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo di kediaman Prabowo Subianto, Jakarta, Senin (20/7/2020). Partai Gerindra bersama PDI Perjuangan resmi mengusung pasangan Muhammad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan pada pilkada serentak 2020. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS. JAKARTA - Partai Gerindra akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020) hari ini.

Rencananya, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto akan membuka KLB.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo akan memberikan sambutan secara daring atau virtual.

"Kongres dibuka Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto. Rencananya Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo akan memberikan sambutan secara virtual," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani, dalam keterangannya, Jumat (7/8/2020) malam.

Dia menjelaskan, kongres akan dihadiri seluruh pimpinan DPD Partai Gerindra, Dewan Pembina, Dewan Pimpinan Pusat (sebagian secara daring), dan Dewan Pimpinan Cabang tingkat kabupaten/kota, termasuk anggota DPRD Kota/Kabupaten/Provinsi secara virtual atau daring dengan mengikuti peraturan protokol kesehatan Covid-19.

Baca: BREAKING NEWS: Hari Ini Gerindra Gelar KLB, Prabowo Kembali Diusulkan Jadi Ketua Umum

Sementara itu, seluruh pengurus Gerindra di tingkat kecamatan bisa mengikuti proses Kongres Luar Biasa di kantor DPC masing-masing.

Untuk agenda KLB, kata dia, kegiatan yang akan dilaksanakan mendengarkan laporan pertanggungjawaban dewan pimpinan pusat dan pemandangan umum.

"Setelah itu puncak kongres luar biasa adalah akan kembali mengukuhkan, akan memilih dan menetapkan bapak Prabowo Subianto sebagai ketua dewan pembina dan ketua umum DPP partai Gerindra," ujarnya.

Dia menambahkan, di Partai Gerindra tugas formatur adalah untuk menyempurnakan AD/ART, menyempurnakan manifesto perjuangan partai Gerindra, menyusun dan menyempurnakan Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pembina, Dewan Pakar, dan Dewan Penasehat.

"Kemudian Ketua Umum terpilih juga menyusun program kerja dan garis kebijakan partai serta hal-hal yang bersifat strategis," tambahnya.

Tak Bicara Soal Capres

Jelang Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra, beredar kabar seluruh ketua DPD Gerindra telah meminta kesediaan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Permintaan kader itu sudah disampaikan dalam Rapimnas bulan Juni lalu.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, masih terlalu lama membicarakan soal capres yang akan maju di Pilpres 2024.

Menurut Dasco, tidak ada pembicaraan mengenai permintaan tersebut di Rapimnas Gerindra.

Baca: Waketum Gerindra: Masih Terlalu Lama Bicara Capres 2024

"Tidak kita bicara soal capres capres, masih terlalu lama," kata Dasco kepada Tribunnews, Jumat (7/8/2020).

Wakil Ketua DPR RI ini mengungkapkan, agenda Rapimnas tersebut persiapan konsolidasi pilkada dan struktur organisasi Gerindra.

"Kita cuma bicara soal persiapan konsolidasi pilkada dan struktur organisasi Gerindra," ujar Dasco.

Sebelumnya, Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade mengungkapkan, seluruh Ketua DPD Gerindra sudah meminta kesediaan Prabowo maju capres lagi ketiga kali. Permintaan kader itu sudah disampaikan dalam Rapimnas bulan Juni lalu.

"Kalau soal urusan mandat usulan usulan begitu di dalam rapimnas kan kemarin hampir seluruh daerah menginginkan Pak Prabowo maju di 2024," kata Andre kepada wartawan, Jumat (7/8/2020).

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani (kiri) bersama bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Denny Indrayana (tengah) dan Difriadi Darjat saat penyerahan rekomendasi di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2020). Partai Gerindra resmi mengusung Denny Indrayana dan Difriadi Darjat sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dalam Pilkada Serentak 2020. Tribunnews/Irwan Rismawan
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani (kiri) bersama bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Denny Indrayana (tengah) dan Difriadi Darjat saat penyerahan rekomendasi di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2020). Partai Gerindra resmi mengusung Denny Indrayana dan Difriadi Darjat sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dalam Pilkada Serentak 2020. Tribunnews/Irwan Rismawan (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Kembali ke Puncak

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan partainya akan melangsungkan Kongres Luar Biasa (KLB), Sabtu (8/8/2020) hari ini.

Dasco angkat bicara mengenai kabar Prabowo Subianto akan kembali ditetapkan menjadi Ketua Umum Partai Gerindra dalam KLB tersebut.

"Kalau itu (ditetapkannya Prabowo menjadi Ketum Gerindra kembali-red) nanti kita lihat hasil kongresnya bagaimana, karena itu akan berjalan natural," ujar Dasco.

Dasco juga mengatakan terkait penetapan kembali Prabowo akan melihat dari pendapat pengurus-pengurus dari berbagai tingkatan.

Akan tetapi, Dasco menegaskan, agenda KLB tersebut digelar untuk melakukan konsolidasi terutama menyikapi Pilkada Serentak 2020 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Baca: Gelar KLB 8 Agustus, Gerindra Ungkap Peluang Prabowo Kembali Jadi Ketum

Selain itu juga untuk menguatkan struktur Partai Gerindra.

"Kemudian bagaimana menguatkan semangat struktur dari paling bawah di Partai Gerindra untuk bersikap optimis dalam situasi pandemi yang ada saat ini," ujarnya.

Dasco mengungkap KLB Gerindra direncanakan digelar di Jakarta dan dilakukan secara kombinasi, yakni fisik dan virtual.

"Kongres rencana di Jakarta dengan menerapkan protokol Covid-19 dan combine antara fisik dan virtual," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved