Breaking News:

Menristek: Peran Perempuan Indonesia di Dunia Penelitian Harus Ditingkatkan

Bambang Brodjonegoro mengatakan peran perempuan dalam dunia penelitian masih harus ditingkatkan.

Dok. BNPB
Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan peran perempuan dalam dunia penelitian masih harus ditingkatkan.

Bambang mengatakan saat ini jumlah perempuan yang terjun di dunia penelitian masih kalah banyak dibanding pria.

"Bahwa di dalam dunia penelitian ternyata peran perempuan di Indonesia masih harus ditingkatkan," kata Bambang dalam diskusi webinar yang disiarkan laman Youtube Kemenristek, Sabtu (8/8/2020).

Baca: Kemenristek: Jumlah Peneliti dan Dosen Perempuan di Indonesia Lebih Rendah Dibanding Pria

Selain itu, Bambang mengatakan banyak negara yang mampu keluar dari middle income trap dan menjadi negara maju karena partisipasi perempuan.

Bambang mengungkapkan partisipasi pekerja perempuan hanya 50 persen.

Sementara pria sebesar 70-80 persen.

"Padahal kalau saya perhatikan negara-negara yang mereka berhasil jadi negara maju. Labor force participation rate perempuannya minimal 70 persen," ungkap Bambang.

Baca: Ceritakan secara Singkat Kegiatan Apa Saja yang Dilakukan Tim Peneliti di Pulau Simeulue! TVRI SMA

Sehingga menurut Bambang partisipasi perempuan di dunia kerja harus ditingkatkan agar Indonesia mampu menjadi negara maju.

Sebelumnya, Plt Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek/BRIN, Muhammad Dimyati mengungkapkan jumlah peneliti maupun dosen perempuan di Indonesia masih lebih sedikit dibanding pria.

Jumlah dosen di perguruan tinggi pada 2020, hanya berjumlah 44,2 persen. Dibanding jumlah dosen pria yang mencapai 55,8 persen.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Dimyati, tercatat ada total 123.568 dosen perempuan, berbanding 155.754 dosen pria.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved