Breaking News:

Sidang Tahunan MPR

Pidato Presiden Jokowi: Kemunduran Negara Besar Jadi Peluang Kita Mengejar

Banyaknya negara besar terdapampak pandemi Covid-19 disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi sebuah kesempatan untuk mengejar ketertinggalan.

kolase/instagram/Antara
Pakaian adat khas Sabu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipilih Presiden Joko Widodo sebagai kostum yang dikenakannya saat Sidang Tahunan MPR di Komplek Parlemen Senayan Jakarta Jumat (14/8/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Banyaknya negara besar yang terdapampak pandemi Covid-19 disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi sebuah kesempatan untuk mengejar ketertinggalan.

Hal ini diungkapkan Jokowi saat melangsungkan pidato kenegaraan dalam sidang tahunan MPR-RI dan sidang bersama DPR-RI dan DPD-RI Tahun 2020 di Gedung Parlemen MPR/DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2020).

Jokowi mengungkapkan sebanyak 215 negara tanpa terkecuali sedang menghadapi masa sulit di tengah pandemi Covid-19.

"Terdapat lebih 20,4 juta kasus di seluruh dunia, dan 744 ribu jiwa meninggal dunia," ungkap Jokowi mengutip data WHO.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pidato sidang tahunan MPR-RI dan sidang bersama DPR-RI dan DPD-RI Tahun 2020 di Gedung Parlemen MPR/DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2020).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pidato sidang tahunan MPR-RI dan sidang bersama DPR-RI dan DPD-RI Tahun 2020 di Gedung Parlemen MPR/DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2020). (Capture YouTube Sekretariat Presiden)

Baca: Jokowi: Semestinya Kemeriahan dan Kegembiraan Menyelimuti Suasana HUT Ke-75 RI

Baca: Bupati Karanganyar Maknai Peringatan Kemerdekaan Indonesia di Tengah Wabah Covid-19 dengan Optimisme

Jokowi mengungkapkan krisis perekonomian dunia juga terparah dalam sejarah.

"Pada kuartal pertama pertumbuhan ekonomi kita masih positif 2,97 persen, namun di kuartal kedua minus 5,32 persen," kata Jokowi.

Jokowi menyebut kondisi ekonomi negara maju bahkan minus belasan persen.

"Kemunduran banyak negara besar bisa menjadi peluang kita mengejar," ungkapnya.

Jokowi mengibaratkan kondisi ekonomi negara di dunia bak komputer.

"Ibarat komputer, perekonomian semua negara sedang macet, sedang hang."

Halaman
12
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved