Breaking News:

Sidang Tahunan MPR

Politikus Demokrat Sebut Jokowi Ambisius Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 2021 Sebesar 5,5 Persen

Herman Khaeron menilai target Presiden Joko Widodo (Jokowi) pertumbuhan ekonomi 2021 sebesar 4,5 persen hingga 5,5 persen, terlalu ambisius.

Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono
Politikus Partai Demokrat Herman Khaeron 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus Partai Demokrat Herman Khaeron menilai target Presiden Joko Widodo (Jokowi) pertumbuhan ekonomi 2021 sebesar 4,5 persen hingga 5,5 persen, terlalu ambisius.

"Saya memandang sepertinya baik untuk semangat capai ke 4,5 persen sampai 5,5 persen, tetapi dalam pandangan saya ini adalah target yang ambisius," ucap Herman Khaeron di Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Menurut Herman, Presiden Jokowi sedang membangun optimisme semua pihak.

Baca: Presiden Jokowi Apresiasi Program “MPR Peduli Melawan Covid-19”

Namun, upaya tersebut tidak menyesuaikan kondisi pada saat ini yang sedang dilanda pandemi Covid-19.

"Kamarin angka pertumbuhan (kuartal II 2020) turun 5,32 persen. Tentu kalau mau diangkat sampai 4,5 persen sampai 5,5 persen, butuh upaya luar biasa," ucap anggota Komisi VI DPR itu.

Herman pun menyebut upaya untuk mencapai target tersebut harus didorong dengan peningkatan daya beli masyarakat, investasi, dan upaya menurunkan penyebaran wabah Covid-19.

Baca: Jokowi Sebut Rancangan Kebijakan APBN 2021 Diarahkan untuk Atasi 4 Hal Ini

"Sehingga dua sisi ini tidak dapat dipisahkan, oleh karenanya mungkin harus ada pendalaman target pemerintah yang sekarang disampaikan dan nanti dibahas di DPR," tutur Herman.

Presiden Joko Widodo memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 mendatang berada di kisaran 4,5 persen hingga 5,5 persen.

Baca: Jokowi Puji Respon Cepat DPD RI Sikapi Permasalahan yang Dihadapi Daerah

Hal itu dia sampaikan ketika berpidato dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU Tentang APBN Tahun Anggaran 2021 beserta Nota Keuangannya di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Kepala Negara itu mengatakan, tingkat pertumbuhan ekonomi diharapkan didukung oleh peningkatan konsumsi domestik dan investasi.

"Pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan mencapai 4,5 persen hingga 5,5 persen. Tingkat pertumbuhan ekonomi ini diharapkan didukung oleh peningkatan konsumsi domestik dan investasi sebagai motor penggerak utama," kata Jokowi.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved