Breaking News:

Pilkada Solo 2020

Polisitikus PAN: Tak Penting Lagi Tafsir Politik yang Sebut Calon Independen Sebagai Boneka

Viva Yoga Mauladi menanggapi majunya Bagyo Wahyono dan FX Supardjo alias Bajo dalam Pilkada Solo 2020 dari jalur independen.

dok. DPR RI
Viva Yoga Mauladi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menanggapi majunya Bagyo Wahyono dan FX Supardjo alias Bajo dalam Pilkada Solo 2020 dari jalur independen.

Menurut Viva, suatu hal yang baik jika pasangan calon Bajo turut berkontestasi di Pilkada Solo.

Sehingga, tak hanya calon tunggal yakni Putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang maju dalam Pemilu lima tahunan tersebut.

Baca: PKS Ditinggal Sendirian di Pilkada Solo 2020, Ikut Pilih Gibran-Teguh atau Pasangan Bajo?

"Jika di Pilkada Surakarta ada Paslon independen, itu adalah hal yang baik," kata Viva Yoga kepada Tribunnews.com, Senin (24/8/2020).

Viva Yoga juga menyebut, tidak penting membicarakan tafsir politik yang mengatakan Paslon Bajo sebagai calon 'boneka' untuk melawan Gibran.

Baca: Kasus Pembunuhan 1 Keluarga di Solo, Suami-Istri dan 2 Anaknya Tewas Mengenaskan

Ia menilai, siapa pun yang maju dan bertarung dalam Pilkada harus tetap menjunjung etika, moral, serta komitmen menciptakan Pilkada yang bersih dan demokratis.

"Yang esensial bahwa siapapun yang maju di pilkada, baik melalui jalur parpol maupun jalur perorangan harus menjaga etika, moral, dan komitmen untuk pilkada bersih," jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah pengamat berpandangan bahwa pencalonan pasangan Bagyo Wahyono dan FX Supardjo alias Bajo sebagai 'Boneka' dalam Pilkada Solo 2020.

Hal itu karena salah satu paslon kuat yang sudah resmi maju yakni Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Jokowi akan menang mudah di Pikada Solo.

Sehingga, untuk melihat kesan bahwa proses Pilkada Solo berjalan demokratis dan tidak hanya calon tunggal, maka pasangan Bajo dibuat untuk 'melawan' Gibran.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved