Breaking News:

Pemerintah Dinilai Perlu Adopsi Pembangunan Berkelanjutan untuk Pulihkan Ekonomi

I Kadek Dian Sutrisna Artha mengatakan desain pemulihan ekonomi nasional dan daerah memang perlu.

Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Kajian Lingkungan LPEM FEB UI, Alin Halimatussadiah menekankan pemerintah perlu menyusun strategi yang mengedepankan pembangunan berkelanjutan agar ekonomi nasional kembali pulih.

Hal itu disampaikan saat diskusi virtual “Sustainable Economic Recovery in Indonesia: Opportunities & Challenges”, Selasa (25/8/2020).

"Hasil studi ini mulai April (2020) kami melihat opportunities atau peluang SGD, pemulihan ekonomi akibat Covid-19," ujar Alin.

Baca: Indef: Target Pertumbuhan Ekonomi 2021 Tergantung Pemulihan di 2020

Menurutnya, mengoptimalkan sektor-sektor ramah lingkungan dan penanganan bisnis yang tepat juga bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan dan tenaga kerja.

"Jangan pesimis green sector tidak atraktif, karena bisa meningkatkan tenaga kerja," tegasnya.

Di sisi lain, konsep kolaborasi ke depan juga bisa menjadi pamungkas agar pembangunan ekonomi berkelanjutan bisa terwujud.

Dia menegaskan agar sektor prioritas ditentukan dan manajemen ramah lingkungan dijalankan efektif.

Baca: Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Jadi Salah Satu Daya Ungkit Pemulihan Ekonomi Nasional

"Mengolah lebih sustainable. Sawit juga punya banyak PR. Jadi sektor penting," kata dia.

Stafsus Menkeu Masyita Crystallin mengamini langkah kongkret tersebut.

Halaman
12
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved