Breaking News:

Kasus Djoko Tjandra

MAKI Ungkap Foto Diduga Jaksa Pinangki Memakai Baju Tahanan dan Bawa Ransel Hitam

tampak seseorang yang diduga Jaksa Pinangki tengah membawa tas berwarna hitam dan tidak dalam kondisi di borgol.

Dokumen MAKI
Foto yang diduga berasal dari rekaman CCTV yang memperlihatkan Jaksa Pinangki tengah gunakan rompi tahanan. Foto itu diduga saat Jaksa Pinangki hendak melakukan pemeriksaan di Kejaksaan Agung. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) merilis sebuah foto yang diduga berasal dari rekaman CCTV yang memperlihatkan Jaksa Pinangki tengah gunakan rompi tahanan.

Foto itu diduga saat Jaksa Pinangki hendak melakukan pemeriksaan di Kejaksaan Agung.

Dalam foto itu, tampak seseorang yang diduga Jaksa Pinangki tengah membawa tas berwarna hitam dan tidak dalam kondisi di borgol.

Di belakangnya, tampak ia ditemani oleh seorang jaksa yang berpakaian dinas berwarna coklat.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan foto itu berasal dari sumber yang enggan dia sebutkan namanya.

Foto itu diduga diambil di gedung bundar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) pada Rabu (26/8/2020) kemarin.

"Barusan saya mendapatkan kiriman foto dari sumber saya ternyata Pinangki sudah pernah dipakaikan baju tahanan dan dari situ tertulis tanggal 26. Tapi permintaan saya itu sebenernya adalah pengenaan baju tahanan itu ketika ada wartawan atau diinformasikan kepada wartawan bahwa hari ini dilakukan pemeriksaan Pinangki jam sekian," kata Boyamin saat dihubungi, Jumat (28/8/2020).

Baca: Mengapa Jaksa Pinangki Tidak Pakai Rompi Tahanan saat Jadi Tersangka, Ini Alasan Kejaksaan Agung

Boyamin mengatakan memunculkan wajah Jaksa Pinangki di depan umum menunjukkan komitmen korps Adhyaksa tak memperlakukan istimewa jajarannya yang telah berbuat salah.

"Nah itu (Jaksa Pinangki, Red) kemudian dilewatkan depan. Setelah selesai periksa juga dilewatkan depan seperti kasus Jiwasraya. Karena selama ini tidak ada Pinangki dibawa ke dalam atau keluar Jam pidsus pake baju tahanan, apapun saya berhak mengajukan pertanyaan dan komplain terhadap proses itu," jelasnya.

Atas dasar itu, pihaknya mendorong penyidik Kejaksaan Agung cepat merampungkan berkas perkara Jaksa Pinangki. Ke depannya, kasus itu bisa terbuka di persidangan untuk masyarakat luas.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved