Breaking News:

Insiden Penyerangan Terhadap Ulama, Fachrul Razi: Membunuhnya Adalah Sebuah Kejahatan Ganda

Menteri Agama, Fachrul Razi angkat bicara soal insiden penyerangan terhadap dua tokoh agama belakangan ini.

https://www.instagram.com/kemenag_ri/
Menteri Agama, Fachrul Razi 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Agama, Fachrul Razi angkat bicara soal insiden penyerangan terhadap dua tokoh agama belakangan ini.

Pertama penusukan yang melukai Syekh Ali Jaber di Lampung, dan kedua bahkan menewaskan seorang imam ketika shalat Subuh di sebuah masjid di Tanjung Rancing, Kayu Agung, Ogan Komering Hilir, Sumatera Selatan.

Fachrul menyebut, dalam Islam ulama adalah pewaris para nabi.

Merekalah yang mendapat amanah menyampaikan pesan-pesan ilahi dan kemanusiaan di muka bumi.

"Membunuhnya adalah sebuah kejahatan ganda”, ujar laman resmi Kemenag, Rabu (16/9/2020).

Fachrul juga mengajak berbagai pihak untuk belajar dari kisah Usamah bin Zaid, seorang penglima perang termuda yang pernah membunuh lawannya dalam sebuah perang jihad fi sabilillah.

Usai perang, Usamah bercerita kepada Rasulullah bahwa dalam perang ia berhadapan dengan seorang laki-laki bernama Mirdas bin Nahik.

Baca: Tak Hanya Syekh Ali Jaber, Berikut Daftar Insiden Penyerangan Ulama, Ada yang Meninggal Dunia

Baca: Titip Salam untuk Presiden Joko Widodo, Syekh Ali Jaber: Keadaan Saya Baik-baik Saja

Baca: Rumah Tersangka Penusukan Syekh Ali Jaber Didatangi Densus 88, Keluarga Akui Kejiwaan Pelaku Labil

Baca: Polda Lampung: Penikam Syekh Ali Jaber Dijerat Banyak Pasal

Saat Usamah berhasil memojokkan dan hendak menghabisinya, Mirdas mengucapkan syahadat. Tapi Usamah tetap saja menusuk dan membunuhnya.

Menag melanjutkan, mendengar cerita sahabatnya itu, Rasul menegur, "Bagaimana bisa engkau membunuh orang yang sudah mengucap kalimat syahadat?" Rasul menegur Usamah yang tetap membunuh laki-laki itu, padahal dia telah mengucapkan syahadat, karena seorang Muslim sesungguhnya tidak berhak menilai isi hati dan kebenaran keislaman seseorang.

Fachrul menceritakan kembali kisah Usamah bin Zaid itu untuk mengingatkan bahwa agama tidak mengajarkan untuk menyakiti, apalagi membunuh sesama.

Halaman
12
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved