Breaking News:

Polsek Ciracas Diserang

TNI Pastikan Tersangka Insiden Ciracas 2020 Tak Terkait Peristiwa Perusakan Polsek Ciracas 2018

Pihak TNI belum menemukan adanya tersangka yang terlibat dalam insiden penganiayaan dan perusakan Mapolsek Ciracas pada 12 Desember 2018 lalu.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Suasana Mapolsek Ciracas Jakarta Timur pasca perusakan oleh sejumlah orang tidak dikenal, Sabtu (29/8/2020). Mapolsek Ciracas dirusak oleh orang tidak dikenal pada Sabtu dini hari, belum diketahui penyebab pengrusakan namun sejumlah kendaraan yang berada di halaman Mapolsek dirusak dan dibakar. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat Letjen TNI Dodik Widjanarko mengatakan pihaknya belum menemukan adanya tersangka yang terlibat dalam insiden penganiayaan dan perusakan Mapolsek Ciracas pada 12 Desember 2018 lalu.

Dodik mengatakan kesimpulan tersebut diambil berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 57 tersangka oknum TNI AD yang diduga terlibat dalam insiden penganiayaan dan perusakan di Ciracas, Jakarta Timur dan sekitarnya pada Sabtu (29/8/2020) lalu.

Dodik mengatakan dari 57 tersangka oknum TNI AD, 47 di antaranya merupakan tamtama berpangkat Prajurit Dua yang lulus pada tahun 2017.

Baca: BREAKING NEWS:Prada MI Akui Sebar Hoax yang Diduga Picu Insiden Ciracas

Sehingga pada saat kejadian 2018, kata Dodik, mereka masih mengikuti proses pendidikan dan tidak melalukan penganiayaan dan perusakan tersebut.

"Kalau benang merah kepada kejadian 2018, tepatnya 11 (12) Desember, sementara belum. Tapi kalau memang ada, pasti kami akan sampaikan ada," kata Dodik dalam konferensi pers di Markas Pusat Polisi Militer TNI AD Jakarta Pusat pada Rabu (16/9/2020).

Hal senada juga disampaikan Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen TNI Eddy Rate Muis.

Baca: Total 119 Oknum TNI Telah Diperiksa, 65 Ditetapkan Tersangka Insiden Ciracas

"Sampai saat ini hasil pemeriksaan yang kita lakukan, belum ditemukan adanya prajurit yang melakukan kegiatan pada tahun 2018, itu," kata Eddy.

Hingga saat ini diketahui ada empat motif sementara para tersangka oknum TNI yang diduga melakukan penganiayaan dan perusakan di Ciracas dan sekitarnya pada Sabtu (29/8/2020) dini hari lalu.

Baca: Lokasi Penemuan Mayat Bayi di Ciracas Ternyata Tak Jauh Dari Tempat Prostitusi Gang Boker

Pertama melakukan tindakan pembalasan terhadap pengroyokan terhadap prada MI meskipun kenyataan dari hasil penyelidikan Prada MI menyampaikan berita bohong.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved