Breaking News:

Surat Bung Karno

Keluarga Inggit Garnasih Serahkan Dokumen Nikah-Cerai Bung Karno, ANRI: Semoga Dicontoh Tokoh Lain

Ia berharap pengembalian dokumen bersejarah kepada ANRI yang dilakukan keluarga Inggit Garnasih dapat ditiru pewaris tokoh-tokoh lainnya.

Instagram @popstoreindo
Surat nikah Presiden RI Pertama Soekarno dan Inggit Garnasih 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Akuisisi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Rudi Anton mengaku senang dengan keputusan keluarga Inggit Garnasih yang menyerahkan dokumen nikah dan cerai Bung Karno kepada pihaknya.

Ia berharap pengembalian dokumen bersejarah kepada ANRI yang dilakukan keluarga Inggit Garnasih dapat ditiru pewaris tokoh-tokoh lainnya.

"Kami senang kalau memang diserahkan secara ikhlas. Mudah-mudahan ini bisa dicontoh oleh keluarga tokoh-tokoh lain, pewaris tokoh-tokoh lainnya. Untuk dapat segera menyerahkan arsip yang bernilai guna sejarah ke ANRI," kata Rudi kepada Tribunnews.com, Selasa (29/9/2020).

Baca: Surat Nikah dan Cerai Bung Karno Bakal Diarsipkan ANRI, Ada Peran Ridwan Kamil di Baliknya

Terkait dokumen bersejarah surat nikah dan cerai antara Inggit Garnasih dengan Bung Karno, menurut Rudi, memang selayaknya diarsipkan di ANRI.

Rudi menilai dokumen tersebut merupakan arsip statis karena Inggit Garnasih dan Bung Karno merupakan tokoh nasional.

Baca: Surat Nikah dan Cerai Bung Karno dengan Inggit Akhirnya Bakal Diserahkan ke ANRI

"Karena memang Bu Inggit dan Bung Karno sebagai tokoh nasional tentu arsip statisnya. Kalau kita katakan itu arsip statis, itu yang paling ideal disimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia," ucap Rudi.

Seperti diketahui, keluarga Inggit Garnasih bersedia menyerahkan surat cerai dan nikah bersejarah antara Bung Karno dengan Ibu Inggit ke pihaknya.

Rudi mengatakan proses tersebut berawal dari inisiasi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang membuka komunikasi dengan keluarga Ibu Inggit.

"Kemarin kan keluarga bu Inggit diundang pak Ridwan Kamil, termasuk ada juga ditemani sejarahwan Unpad ibu Nina Lubis. Intinya dari pertemuan itu, mereka bersedia menyerahkan arsip itu. Kami mendapatkan informasi seperti itu," kata Rudi.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved