Presiden Jokowi Minta Gubernur Sulawesi Utara Tarik Investor ke Bitung

Jokowi minta Gubernur Sulawesi Utara untuk menarik investor sebanyak-banyaknya ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Bitung, Sulawesi Utara.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Tangkap layar channel YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta Gubernur Sulawesi Utara untuk menarik investor sebanyak-banyaknya ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Bitung, Sulawesi Utara.

Hal itu disampaikan Jokowi saat meresmikan ruas tol Manado-Danowudu sepanjang 26,35 kilometer yang merupakan bagian dari tol Manado-Bitung, Selasa (29/9/2020).

"Ini saya kira nanti tugasnya gubernur untuk menarik investasi sebanyak-banyaknya ke kawasan ekonomi khusus di Bitung," kata Jokowi.

Baca: Tol Manado-Bitung Dirancang Terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi dan Industri

Termasuk menurut Presiden menarik investor ke kawasan strategis pariwisata di Manado-Bitung, Likupang, dan Pulau Lembeh.

Sehingga, akses ke tempat-tempat wisata tersebut mudah dijangkau.

"Karena itu kita harapakan pariwisata di Sulut, bisa berkembang lebih baik lagi nanti, setelah berakhirnya pandemi yang kita hadapi sekarang ini," kata Jokowi.

Baca: Komisi II DPR Minta Staf Presiden Ingatkan Jokowi Segera Tetapkan Sekjen KPU

Presiden yakin akan banyak investor yang datang ke Sulut, dengan tersambungnya kawasan perekonomian melalui Tol Manado-Bitung.

Eksesnya dari banyaknya investasi di Sulut yakni banyak usaha-usaha baru yang tumbuh.

"Tentunya lapangan pekerjaan bagi masyarakat juga pasti akan meningkat," katanya.

Baca: Anies Baswedan Perpanjang PSBB di Ibu Kota, Jokowi: Mini Lockdown Justru Lebih Efektif

Sebelumnya Tol Manado-Bitung memiliki panjang 39 kilometer. Pembangunan tol dibagi ke dalam dua seksi, pertama yakni ruas Manado-Airmadidi sepanjang 14 kilometer dan seksi II yakni ruas Airmadidi-Bitung sepanjang 25 kilometer.

Ruas tol yang diresmikan Presiden sendiri memiliki panjang 26,35 Km.

Sisanya ditargetkan rampung pada April 2021.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved