Breaking News:

Tindak Lanjut Arahan Presiden, Kemendagri Dorong Pemda Buka "Keran" Pengaduan Masyarakat

Kemendagri mendorong Pemda membuka "keran" pengaduan masyarakat sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo.

Dok Kemendagri
Staf Ahli Menteri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik Yusharto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) membuka keran-keran pengaduan masyarakat sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Staf Ahli Menteri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik Yusharto menegaskan arahan Presiden itu bukan hanya sebatas membuka keran-keran pengaduan atau masukan dari masyarakat, tapi juga menyesuaikan kebijakan. 

“Lebih dari itu kita harus mampu melakukan penyesuaian kebijakan, mencari formula-formula yang lebih baik berdasarkan feedback yang disampaikan oleh masyarakat,” ujar Yusharto dalam keterangannya Jumat (9/10/2020).

Kemendagri saat ini telah tergabung dalam Komite Kerja Nasional Pengelola SP4N-LAPOR! bersama Kementerian PANRB, Kantor Staf Presiden dan Ombudsman Republik Indonesia.

Baca: Di Daerah Ini, Dukcapil Kemendagri Akui Kesulitan Lakukan Perekaman Data

Yusharto menjelaskan, Kemendagri diberikan akses dan peran untuk melihat data pengelolaan pengaduan di level Pemda.

“Kemendagri diminta untuk mendorong Pemerintah Daerah dalam mengelola pengaduan,” katanya

Hak akses yang diberikan oleh pemerintah kepada Kemendagri ini menurutnya harus digunakan sebaik-baiknya untuk mendapatkan data primer yang dapat diolah dan digunakan untuk pengambilan keputusan di setiap komponen atau eselon I yang ada di Kemendagri.

Terkait pandemi Covid-19, menurut Yusharto, seluruh elemen pemerintah mau tidak mau dipaksa melakukan transformasi pelayanan publik karena pergerakan dan komunikasi masyarakat secara langsung sangat dibatasi.

Hal itu membuat intensitas komunikasi melalui media digital menjadi semakin tinggi.

Transformasi yang dibutuhkan itu diistilahkan sebagai digital culture.

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved