Breaking News:

Aktivis KAMI Ditangkap

Penangkapan Aktivis KAMI Disebut untuk Bungkam Suara Kritis, Mahfud MD : Kritiknya Gak Ada yang Baru

Menurut Mahfud MD, pemerintah bahkan tak tertarik dengan kritik yang dilayangkan KAMI. Pasalnya kritik KAMI bukan sebuah hal baru dan sudah pernah di

Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam webinar evaluasi 15 tahun pelaksanaan Pilkada: Capaian dan Tanggapan yang disiarakan kanal YouTube CSIS Indonesia, Rabu (14/10/2020). / capture video 

TRIBUNNEWS.COM -- Menteri Koordinator Bidang Politik hukum dan Keamanan Mahfud MD menampik bila penangkapan aktivis KAMI sebagai upaya pembungkaman suara kritis pada pemerintah.

Menurut Mahfud MD, pemerintah bahkan tak tertarik dengan kritik yang dilayangkan KAMI.

Pasalnya kritik KAMI bukan sebuah hal baru dan sudah pernah dilayangkan banyak pihak.

"ndak apa juga , silahkan ditanggap publik,

kita nangkap orangnya, dan orang yang kritis ke pemerintah bukan cuma KAMI,

KAMI kan baru saja dan yang diungkap KAMI gak ada kritis yang baru,

yang lama juga yang sudah dikatakan orang lain, apa kritisnya, ndak usahlah dipikirkan KAMI itu,

coba saya ingin tahu apa yang kritis dari kami yang baru,

kan itu sudah diucapkan kita juga dulu,

kritis bahwa demokrasi dibangun pemerintah oligarki kita juga sering katakan dulu jadi ndak yang baru juga, " kata Mahfud MD dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Youtube Kompas TV dalam tayangan Rosi.

Baca juga: Tudingan SBY Dalang Dibalik Demo Tolak Omnibus Law, Mahfud MD Klarifikasi: Kapan Kami Bilang Begitu?

Baca juga: Ahmad Yani Akui KAMI Dukung Demo Tolak Cipta Kerja, Ngabalin Beri Saran : Nanti Dituduh Dalang

 

Editor: TribunnewsBogor.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved