Minggu, 31 Agustus 2025

Dengan Menhan Prancis, Prabowo Bahas Kawasan Indo-Pasifik dan Kerja Sama Perkuat Alutsista TNI

Satu diantara yang dibahas kedua Menhan adalah perkembangan situasi dan dinamika kawasan Indo-Pasifik.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Johnson Simanjuntak
dok KBRI Paris
Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly, di Kantor Kementerian Pertahanan Prancis di Paris (21/10/2020) lalu. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly, di Kantor Kementerian Pertahanan Prancis di Paris (21/10/2020) lalu. 

Satu diantara yang dibahas kedua Menhan adalah perkembangan situasi dan dinamika kawasan Indo-Pasifik.

“Menhan Prancis menaruh perhatian khusus terhadap kawasan Indo-Pasifik, mengingat selain memiliki teritori, sekitar 1,6 juta warganya berada di Kawasan Indo-Pasifik,” mengutip keterangan Kemlu RI, Jumat (23/10/2020)

Dalam konteks ini, kedua Menteri menegaskan pentingnya untuk terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan keamanan Kawasan.

Selanjutnya, kedua Menhan secara khusus membahas kerangka kerja sama pertahanan ke depan.

Menhan Prabowo dalam keterangannya menyampaikan keinginan Indonesia mengembangkan kerja sama dengan Prancis di berbagai sektor pertahanan.

Baca juga: Di Paris, Prabowo Subianto dan Menhan Perancis Bahas Situasi dan Dinamika di Indo-Pasifik

"Saya mencatat kemajuan yang cukup pesat dari kemitraan strategis Indonesia-Prancis di bidang pertahanan dalam setahun ini,” ujar Menhan Prabowo dalam keterangannya.

Indonesia ingin memperkuat alutsista TNI dan memajukan kapasitas industri pertahanan Indonesia sebagai bagian dari global production chain produk alutsista

Sebelumnya, kedua Menhan sepakat untuk membuat Perjanjian Kerja Sama Bidang Pertahanan (Defense Cooperation Agreement/DCA) di pertemuan bulan Januari lalu.

Perjanjian tersebut, akan memayungi kerja sama pertahanan secara komprehensif seperti kerja sama bidang pendidikan dan latihan militer, keamanan maritim, dan pemberantasan terorisme.

Termasuk pengembangan industri pertahanan hingga penguatan kapasitas dalam penanganan bencana seperti pandemi COVID-19 yang saat ini melanda kedua negara.

Menhan meminta agar tim perunding dapat segera menyelesaikan DCA, untuk dapat ditandatangani oleh kedua Menteri pada akhir tahun ini, sebagai bagian dari peringatan HUT 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Kerja sama Indonesia-Prancis di bidang pertahanan selama ini dilandaskan kesepakatan kedua negara pada tahun 2017 melalui Letter of Intent (LoI) atau Pernyataan Kehendak untuk peningkatan kerja sama pertahanan termasuk kerja sama kelautan dan keamanan maritim.

Setiap tahunnya sejak tahun 2013, kerja sama pertahanan bilateral di beberapa bidang seperti pelatihan dan pendidikan, saling kunjung, dan pemberantasan terorisme dibahas melalui forum Dialog Pertahanan Indonesia-Prancis (Indonesia-France Defense Dialogue/IFDD).

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan