Breaking News:

Kejagung Kirim 23 Jaksa untuk Ikuti Seleksi JPU KPK

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengirimkan 23 personel jaksa ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Deputi Penindakan KPK Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengirimkan 23 personel jaksa ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri menerangkan, 23 jaksa itu bakalan mengikuti seleksi sebagai jaksa penuntut umum (JPU) pada komisi antikorupsi.

"Sejauh ini pihak Kejaksaan Agung sudah mengirimkan 23 personil jaksa untuk ikut seleksi sebagai JPU KPK yang sekaligus juga sebagai penyelidik dan penyidik KPK.

Ali mengatakan, seleksi bakalan dimulai sekira pertengahan November 2020, dengan tiga tahapan tes.

"Test seleksi akan dimulai sekitar pertengahan November 2020 meliputi assesment oleh pihak ketiga yang independen, kesehatan, dan wawancara," katanya.

Sebelumnya diberitakan, KPK tengah menyiapkan 100 penyidik baru untuk memperkuat sektor penindakan.

Baca juga: KPK Siapkan 100 Penyidik Baru Guna Perkuat Sektor Penindakan

Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan, nantinya 100 penyidik baru tersebut dipencar ke dalam empat kedeputian, yaitu penyidikan, penyelidikan, penuntutan, dan spesialis pelacak aset.

"Kami secara renstra (rencana strategis) masih ada tambahan 100 personel itu," kata Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Akan tetapi, Karyoto bilang, proses perekrutan penyidik baru itu tidaklah mudah.

Soalnya, standar yang dipakai KPK untuk menjaring penyidik sangat tinggi.

"Memang kendala yang terjadi untuk rekrut butuh waktu lama dan tak gampang masuk KPK karena mungkin standarnya tinggi," katanya.

Sebenarnya, ujar Karyoto, sebanyak 25 orang dari Polri dan Kejaksaan Agung sudah mengikuti seleksi untuk menjadi penyidik KPK

Namun, imbuhnya, dari proses seleksi itu, yang memenuhi syarat hanya 9 orang.

"Kemarin ada yang ikut 25 orang, yang lolos sampai akhir hanya ada 9," ujar Karyoto.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved