Virus Corona

Nadiem Beberkan Sumbangsih Mahasiswa Selama Pandemi Covid-19

Menurut Nadiem, para mahasiswa dibantu oleh dosen-dosennya mampu berinovasi menciptakan temuan yang berguna untuk penanganan Covid-19.

Kemendikbud
Mendikbud Nadiem Makarim saat luncurkan empat kebijakan merdeka belajar dalam rapat koordinasi kebijakan pendidikan tinggi di Gedung D kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020).(Kemendikbud) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan para mahasiswa Indonesia telah melakukan sejumlah kegiatan  untuk membantu penanganan Covid-19.

Menurut Nadiem, para mahasiswa dibantu oleh dosen-dosennya mampu berinovasi menciptakan temuan yang berguna untuk penanganan Covid-19.

"Di samping pembelajaran secara daring, mahasiswa dan dosen tetap aktif melakukan penelitian dan pengembangan untuk mengatasi covid-19. Sungguh luar biasa," ucap Nadiem dalam Launching Buku KKN Tematik Covid-19 yang disiarkan channel Youtube BNPB, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Momen Sumpah Pemuda, Nadiem Ajak Anak Muda Berikan Solusi di Tengah Pandemi

Baca juga: Nadiem Pastikan Asesmen Nasional Bukan untuk Seleksi Masuk Sekolah

Nadiem mengaku bangga atas kegigihan para mahasiswa dan dosen dalam menciptakan inovasi.

Menurut Nadiem, berbagai produk untuk penanganan Covid-19 telah dihasilkan oleh para dosen dan mahasiswa.

"Baik rapid test RIGHA yang saat ini telah diproduksi massal, robot nurse untuk membantu menangani pasien covid-19 di Rumah Sakit Pendidikan, serta berbagai ventilator hasil pengembangan di perguruan tinggi juga telah diproduksi," ungkap Nadiem.

Selain itu, para mahasiswa juga melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Mantan CEO Gojek ini mengungkapkan sejak April, sekitar 15 ribu mahasiswa telah terjun sebagai relawan untuk memitigasi pandemi melalui program Recon, Relawan Covid Nasional.

Baca juga: Update 28 Oktober : 346 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat di RSKI Pulau Galang

Inisiatif bergotong-royong juga ditunjukkan oleh ribuan mahasiswa yang mengikuti program Kampus Mengajar Perintis.

"Di mana mereka membantu pembelajaran murid-murid SD serta program-program kuliah kerja nyata tematik yang telah berjalan sejak bulan Juni 2020," pungkas Nadiem.

Langkah ini, menurut Nadiem, dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved