Breaking News:

HUT ke-1 Partai Gelora, Anis Matta : Fokus pada Peluang Bukan Krisis yang Melanda Dunia 

Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta meyakini pandemi dapat menjadi pemicu konflik yang selama ini tidak terlihat.

Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia merayakan hari ulang tahun pertamanya atau ke-1 yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda Ke-92, Rabu (28/10/2020).

Dalam siaran di akun YouTube Gelora Indonesia, Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta memberikan orasi politik kepada jajarannya di pusat dan daerah. 

Anis mengatakan saat ini semua umat manusia tengah berada dalam krisis berlarut akibat pandemi Covid-19.

Dia memperkirakan krisis ini masih akan berlangsung lama.

"Kita sekarang berada di tengah krisis berlarut dan sistemik, dan rasanya krisis ini akan berlangsung lebih lama. Sebabnya adalah karena tatanan dunia yang sekarang ini ada, yang dulu muncul setelah Perang Dunia II," ujar Anis, yang dikutip Tribunnews.com melalui akun YouTube Gelora Indonesia, Kamis (29/10/2020).

Baca juga: Partai Gelora Dukung Delapan Calon Independen di Pilkada 2020

Anis mengungkap bahwa dunia saat ini sedang mengalami penataan ulang.

Dalam setiap penataan ulang sejarah berskala besar seperti ini, menurutnya akan selalu disertai pertarungan geopolitik yang seru. 

Dia sendiri mengatakan tak bisa memperkirakan hingga kapan krisis ini terjadi.

Apalagi dia meyakini pandemi dapat menjadi pemicu konflik yang selama ini tidak terlihat. 

"Kita tidak bisa meramalkan berapa lama situasi ini akan berlangsung dan saya percaya bahwa pandemi adalah trigger yang mempercepat seluruh konflik yang selama ini tersembunyi atau tidak terlihat oleh kebanyakan orang," ungkapnya. 

"Atau seluruh masalah yang ada di dalam tatanan dunia saat ini baru muncul ketika ada trigger seperti ini, walau sebenernya sudah ada jauh sebelum trigger ini muncul," imbuh Anis.

Baca juga: 44 Kandidat Vaksin Covid-19 Belum Dapat Izin Edar BPOM, Mengapa? Ini Alasannya

Oleh karena itu, Anis mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih fokus kepada peluang daripada fokus kepada krisis yang melanda dunia. 

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, dia juga mengajak Indonesia menjadi kekuatan ekonomi ke-5 dunia seperti mimpi yang diperjuangkan oleh partainya. 

"Nah di tengah krisis seperti ini, ilham yang kita peroleh dari Sumpah Pemuda adalah bahwa kita harus fokus pada peluang bukan pada krisis, dan semangat pada fokus peluang itulah kita sekali lagi memekikkan satu mimpi baru yang kita perjuangkan agar mimpi besar ini menjadi mimpi bersama kita. Mimpi bersama generasi Indonesia baru," pungkasnya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved