Breaking News:

PROJO Minta Erick Thohir Perbanyak Komisaris dan Direksi BUMN dari Pendukung Jokowi

Ormas PROJO menanggapi perdebatan penunjukkan jabatan komisaris perusahaan BUMN untuk pendukung Presiden Joko

Tribunnews.com/Reynas Abdila
Menteri BUMN sekaligus Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ormas PROJO menanggapi perdebatan penunjukkan jabatan komisaris perusahaan BUMN untuk pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sekretaris Jenderal PROJO Handoko mengingatkan, Menteri BUMN Erick Thohir bahwa pendukung Jokowi memiliki kompetensi yang memadai untuk ditempatkan pada posisi komisaris ataupun direksi di perusahaan pelat merah.

Handoko melihat, hingga saat ini jumlah komisaris dan direksi BUMN dari relawan Jokowi masih sangat sedikit.

Baca juga: Relawan Jokowi Kembali Diangkat Jadi Komisaris BUMN. Politik Balas Budi?

"Pak Erick sepertinya menganggap para pendukung dari relawan tidak kompeten, tidak layak, dan bakal menyusahkan BUMN," kata Handoko dalam keterangannta, Jakarta Jumat (30/10/2020).

Handoko pun meminta Menteri Erick Thohir berkonsultasi dengan Presiden Jokowi tentang kompetensi para pendukung, yang sudah bersama sejak 2012.

"Presiden Jokowi akan menunjukkan kompetensi itu. Mungkin Pak Erick belum mengetahuinya," ujar Handoko.

Handoko menilai jumlah komisaris dan direksi dari kalangan relawan non partai harusnya diperbanyak.

Baca juga: Profil Dyah Kartika Rini, Relawan Jokowi yang Kini Diangkat Erick Thohir Jadi Komisaris Jasa Raharja

Dia menjelaskan bahwa para relawan profesional memiliki chemistry yang sangat kuat untuk mengawal visi dan misi Presiden Jokowi.

"Maka besarnya keinginan masyarakat agar BUMN dikelola dengan sehat akan lebih mudah dicapai," ucapnya.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved