Breaking News:

Guru Penggerak Mesti Jadi Program Transformasi Pendidikan Masa Kini

Materi pelatihan dalam program ini diambil dari berbagai praktik sukses yang telah diterapkan lembaga pendidikan masa kini.

HandOut/Istimewa
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sejumlah praktisi pendidikan berharap Program Guru Penggerak (PGP) bisa menjadi salah satu strategi pemerintah untuk melakukan transformasi pendidikan.

Materi pelatihan dalam program ini diambil dari berbagai praktik sukses yang telah diterapkan lembaga pendidikan masa kini.

Ketua Komunitas Guru Nusantara, Usman Djabbar Mappisona, menyatakan materi yang berada dalam modul pelatihan PGP berangkat dari pengalaman yang telah berhasil.

Baca juga: Program Guru Penggerak Dapat Sambutan Antusias Pengajar, Pendaftaran Ditutup 7 November 2020

“Modul-modul guru penggerak itu bukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan. Ini merupakan suatu yang sudah terbukti, sesuatu yang sudah jelas,” kata Usman kepada wartawan, Senin (2/11/2020).

Menurutnya, PGP merupakan kompilasi dari berbagai keberhasilan sekolah yang telah menerapkan model pendidikan masa kini. Ia pun berharap PGP dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh guru di Indonesia.

Usman meminta PGP harus mampu mengembalikan peran guru sebagaimana filosofi yang dicetuskan Ki Hajar Dewantara.

Praktik tersebut antara lain terkait kemerdekaan anak, keberpihakan guru terhadap kebutuhan anak, serta hal lain yang sangat esensial untuk segera dilakukan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan PGP sebagai program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran.

Baca juga: Nadiem Makarim Minta Guru Penggerak Eksplorasi Pembelajaran Bermakna

Program ini meliputi pelatihan daring, pembelajaran yang reflektif dan kolaboratif, lokakarya, hingga pendampingan selama sembilan bulan bagi calon guru penggerak.

Pada 8 Oktober 2020, seleksi guru penggerak Angkatan 1 telah selesai dan diumumkan. Hasilnya, terdapat 2.800 guru yang lolos seleksi dari sebanyak 19.218 orang yang mendaftar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved