Breaking News:

MPR Dorong Pemerintah dan DPR Selesaikan RUU Etika Penyelenggara Negara

(MPR) mendorong DPR dan pemerintah menyelesaikan Rancangan Undang-Undang Etika Penyelenggara Negara. 

Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat acara Konferensi Nasional II Etika Kehidupan Berbangsa di gedung Nusantara IV, komplek MPR/DPR, Jakarta, Rabu (11/11/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mendorong DPR dan pemerintah menyelesaikan Rancangan Undang-Undang Etika Penyelenggara Negara. 

Hal tersebut disampaikan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat Konferensi Nasional II Etika Kehidupan Berbangsa di gedung Nusantara IV, komplek MPR/DPR, Jakarta, Rabu (11/11/2020).

"RUU Etika Penyelenggara Negara pernah masuk Prolegnas periode 2014-2019, namun karena masa jabatan yang habis maka tidak bisa terwujud," papar Bamsoet. 

"Sehingga ada pemikiran dari MPR, karena ini adalah utang daripada TAP MPR Nomor VI Tahun 2001, maka kami dorong kembali diperiode DPR 2019-2024," sambungnya. 

Bamsoet menjelaskan, RUU Etika Penyelenggara Negara merupakan turunan dalam menjalankan TAP MPR Nomor VI Tahun 2001, dengan tujuan membuat acuan yang lebih jelas lagi dalam pengaturan etika penyelenggara negara. 

Baca juga: Bamsoet: Etika Merupakan Basis Fundamental dalam Terbentuknya Suatu Bangsa

"Sekarang semua lembaga, termasuk DPR punya lembaga etik. Nanti disinergikan agar ada pengaturan lebih jelas, bagaimana seharusnya seorang penyelenggara negara," paparnya. 

Bamsoet menjelaskan, hasil Konferensi Nasional II Etika Kehidupan Berbangsa akan menjadi rekomendasi untuk pemerintah dan DPR, di mana tujuannya agar setiap pejabat maupun elit politik dapat bersikap jujur, amanah, berjiwa besar, dan melayani. 

"Kemudian memiliki keteladanan, rendah hati dan siap mundur dari jabatan politik, apabila terbukti melakukan kesalahan, dan secara moral kebijakannya bertentangan dengan hukum, maupun rasa keadilan masyarakat," papar Bamsoet. 

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved