Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Komisi II Imbau Bawaslu Berhati-Hati Dalam Mengambil Keputusan Terkait Cakada

Ketua Komisi II DPR minta Bawaslu hati-hati dalam mengambil setiap keputusan terkait calon pasangan kepala daerah (cakada). 

Tribunnews.com, Chaerul Umam
Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengimbau Bawaslu RI berhati-hati dalam mengambil setiap keputusan terkait calon pasangan kepala daerah (cakada). 

Hal tersebut disampaikan Doli soal adanya surat rekomendasi Bawaslu RI terkait diskualifikasi calon Bupati Kutai Kartanegara (Bupati Kukar) Edi Damansyah.

"Saya harap Bawaslu mengambil keputusan dengan hati-hati, jangan sampai ini menjadi persoalan ke depan," kata Doli kepada wartawan, Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Hasil Pengawasan 10 Hari Kelima Masa Kampanye, Bawaslu Catat 398 Kegiatan Langgar Protokol Kesehatan

Baca juga: KPU, Bawaslu, Mendagri, Kapolri, Satgas Covid-19, dan Panglima TNI Rapat dengan Komisi II DPR

Doli juga mengimbau KPU untuk bersikap hati-hati dalam menyikapi surat rekomendasi dari Bawaslu. 

"KPU juga harus hati-hati mengambil keputusan rekomendasi Bawaslu ini, jangan sampai ada diskresi," paparnya.

"Selama keputusan KPU belum ada, pemilihan Cabup Kutai Kartanegara tetap berjalan," sambungnya. 

Baca juga: Mendagri Tak Hadiri Rapat, Komisi II DPR Batal Gelar Raker soal Data Pemilihan Dalam Pilkada

Baca juga: Komisi II DPR Pertimbangkan Bentuk Panja Pilkada

Diketahui, Bawaslu RI mengeluarkan surat dengan Nomor 0705/K.Bawaslu/PM.06.00/XI/2020 tertanggal 11 November 2020 kepada KPU RI tentang rekomendasi diskualifikasi Calon Bupati Kutai Kartanegara ( Bupati Kukar ) Edi Damansyah.

Sebagaimana diketahui, Edi Damansyah merupakan calon petahana di Pilkada Kutai Kartanegara.

Edi yang masih menjabat sebagai Bupati Kutai Kartanegara berpasangan dengan Rendi Solihin sebagai calon wakil bupati.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved