Breaking News:

UMKM Potensial Jadi Korban Cybercrime, Ini Penjelasan Menkumham Yasonna Laoly

Menkumham Yasonna Laoly menyebut para pelaku UMKM dinilai berpotensi jadi korban kejahatan dunia maya atau cybercrime. 

tribunnews.com/Lusius Genik
Menkumham Yasonna Laoly dalam webinar Potensi Ancaman 'Cyber Crime' Bagi Pelaku Bisnis yang diselenggarakan Tribun Network, Kamis (19/11/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Teknologi informasi sudah jadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia di era revolusi industri 4.0.

Sekarang ini semakin banyak pelaku UMKM yang juga memanfaatkan layanan internet dan teknologi informasi sebagai platform bisnis yang dijalankan. 

Namun, seiring dengan itu, aktivitas kejahatan dunia maya atau cybercrime turut meningkat pesat.

Menkumham Yasonna Laoly menyebut para pelaku UMKM dinilai berpotensi jadi korban kejahatan dunia maya atau cybercrime

"UMKM dinilai jadi korban yang potensial karena pengusaha seperti ini jarang memperhatikan security dan perlindungan data informasi termasuk identitas pelanggan," kata Yasonna dalam webinar Potensi Ancaman 'Cyber Crime' Bagi Pelaku Bisnis, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Pentingnya Edukasi Tentang Cyber Security Agar Terhindar dari Peretasan

Data dari Phenomenon Institute tahun 2017 menyebutkan 58 persen target dari serangan cybercrime adalah UMKM.

Dari persentase pelaku UMKM yang menjadi korban cybercrime dalam 12 terakhir tumbuh 61 persen. 

"Pada tahun 2017 meningkat dari tahun 2015 yang hanya 55 persen," kata Yasonna.

Perusahaan global cyber security telah mendeteksi ratusan ribu serangan cybercrime terhadap pelaku UMKM di kawasan Asia Tenggara pada triwulan I 2020. 

"Adapun UMKM Indonesia mendapatkan lebih dari 192 ribu serangan yang meningkat dari tahun 2019 yang baru 158 ribu serangan," kata Yasonna.

Halaman
12
Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved