Breaking News:

Kemenkeu Sebut Diantara Anggota G-20, Proyeksi Pertumbuhan Indonesia Terbaik di Bawah Tiongkok

Sebagai catatan di antara anggota G-20, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut merupakan yang terbaik kedua setelah Republik Rakyat China

ist
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan Rionald Silaban 

Sementara dari 90 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) yang BPS observasi, sebagian besar menunjukkan kenaikan harga atau inflasi. Ada 83 kota yang mengalami inflasi, sisanya 7 kota mengalami deflasi yaitu Kendari Ambon Tarakan, Tanjung pandan, Meulaboh Pare-pare dan Maluku.

"Ketujuh kota ini mengalami deflasi. Sementara, inflasi tertinggi berada di Kota Tual yaitu sebesar 1,15 persen," kata Setianto.
Dia menjelaskan, inflasi di Kota Tual merupakan andil dari kenaikan harga komoditas perikanan dan dari bahan bakar rumah tangga.

Selain inflasi tertinggi di Kota Tual, kita juga mencatat deflasi tertinggi yaitu terjadi di Kendari sebesar minus 0,22 persen.

Utamanya ini andil dari komoditas perikanan,"  ujarnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga menyatakan, perkembangan tingkat inflasi dari bulan ke bulan maupun dari tahun ke tahun di awal musim penghujan akhir tahun ini berlanjut.

Baca juga: Tio Pakusodewo Alami Stroke Ringan, sang Anak Sebut Tak Mungkin Ajukan Permohonan Terapi saat Ini

Setianto mengatakan, inflasi November 2020 sebesar 0,28 persen, berlanjut setelah inflasi Oktober sebesar 0,07 persen. Itu di November sebesar 0,28 persen. Jadi, memang perlu diwaspadai terkait dengan mulai musim penghujan, kemudian adanya libur panjang beberapa waktu yang lalu,"  ujarnya.

Setianto menjelaskan, terkait dengan musim penghujan ke depan dapat mengganggu distribusi barang dari produsen ke konsumen. Untuk inflasi November 0,28 persen utamanya karena kenaikan harga makanan dan minuman dengan andil sebesar 0,22 persen.

"Untuk kategori inflasi makanan dan minuman ini contohnya daging ayam dengan andil 0,08 persen," kata Setianto.

Sementara, ayam ras, bawang merah, kemudian untuk emas perhiasan ini mengalami penurunan harga atau deflasi dengan andil 0,02 persen. "Kemudian, beras dan daging sapi juga ada penurunan harga dengan andil 0,01 persen atau mengalami deflasi,"
pungkasnya.(Tribun Network/van/nas/wly)

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved