Breaking News:

Kasus Pekerja Migran Korban TPPO dari Timur Tengah Akan Diusut BP2MI dan Bareskrim Polri

perwakilan RI di Timur Tengah telah berhasil memulangkan puluhan WNI yang merupakan pekerja migran Indonesia (PMI).

Tribunnews/HO/BPMI/Muchlis Jr
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi memberikan keterangan pers terkait kedatangan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS), Mike Pompeo di Istana Kepresidenan Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10/2020). Tribunnews/HO/BPMI/Muchlis Jr 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi mengungkapkan bahwa perwakilan RI di Timur Tengah telah berhasil memulangkan puluhan WNI yang merupakan pekerja migran Indonesia (PMI).

Para pekerja migran diduga merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Masih maraknya pengiriman pekerja migran sektor domestik ke Timur Tengah saat kebijakan moratorium menunjukkan bahwa mereka rentan menjadi korban TPPO,” kata Menlu Retno pada konferensi pers daring, Kamis (3/12/2020).

Pengiriman tersebut diketahui saat pemerintah Indonesia masih memoratorium pengiriman pekerja migran sektor informal ke Timur Tengah.

Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 260 Tahun 2015.

Baca juga: 85 Pekerja Migran Indonesia Positif Covid-19, 63 Data WNI Belum Dikantongi BP2MI

Retno menyebut sebanyak 40 PMI telah berhasil dipulangkan KBRI Damaskus pada tanggal 27 November 2020.

Terakhir, pemulangan 3 PMI pada 30 November 2020 yang berhasil dilakukan KBRI Abu Dhabi.

Menlu Retno mengatakan pasca dilakukan repatriasi PMI, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pelindungan PMI (BP2MI) dan Bareskrim Polri.

Diharapkan kedua instansi tersebut dapat mengusut kasus dan menemukan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas dugaan TPPO tersebut.

“Kemlu telah berkoordinasi dengan BP2MI dan Bareskrim Polri agar mengusut tuntas pihak-pihak yang bertanggung jawab memberangkatkan mereka ke Timur Tengah,” tegasnya.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved