Breaking News:

Hari Disabilitas Internasional, Angkie Yudistia Sampaikan Kesetaraan Bagi Penyandang Disabilitas

Hari Disabilitas Internasional 2020, Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia menyampaikan penyandang disabilitas memiliki peran dan hak yang setara.

Tribunnews/JEPRIMA
Peringati Hari Disabilitas Internasional 2020, Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia menyampaikan penyandang disabilitas memiliki peran dan hak yang setara. 

TRIBUNNEWS.COM - Staf Khusus (Stafsus) Presiden Angkie Yudistia menyampaikan penyandang disabilitas memiliki peran dan hak yang setara dengan masyarakat lainnya.

"Penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat Indonesia yang memiliki kedudukan, hak, kewajiban, dan peran yang sama dengan masyarakat Indonesia lainnya dalam kehidupan dan penghidupannya."

"Dengan demikian setiap manusia mempunyai kewajiban untuk menghormati hak-hak para penyandang disabilitas,” tegas Angkie, dikutip Tribunnews dari setkab.go.id, Kamis (3/12/2020).

Hal ini disampaikan Angkie pada Media Gathering dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2020, Kamis (3/12/2020), di Aula Gedung III Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.

Baca juga: Terima Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia, Menpora Dukung Pelaksanaan 2 Perpres Disabilitas

Angkie menjelaskan pemerintah telah mengesahkan 6 peraturan pemerintah (pp) dan 2 peraturan presiden (perpres).

Kedua jenis ketentuan ini sebagai peraturan turunan dari UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

“Dalam rentang waktu 2019 sampai penghujung 2020 saat ini, Bapak Presiden Joko Widodo telah mengesahkan 6 Peraturan Pemerintah dan 2 Peraturan Presiden terkait penyandang disabilitas."

"Berbagai peraturan perundangan ini menjadi dasar hukum dalam implementasi setiap agenda pembangunan inklusif kedepannya,” ujarnya.

Baca juga: Presiden Minta Masyarakat Lebih Peka dan Peduli Terhadap Penyandang Disabilitas

Diketahui, menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) dari Badan Pusat Statistik, jumlah penyandang disabilitas di Indonesia tahun 2018 mencapai 37,58 juta jiwa atau 14,2 persen dari penduduk Indonesia.

Menurut Angkie, penyandang disabilitas bukan lagi dipandang sebagai penerima bantuan, namun sebagai subjek dari pembangunan bangsa yang patut dihormati.

Halaman
123
Penulis: Shella Latifa A
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved