Breaking News:

Bareskrim Mulai Gelar Penyelidikan Laporan Putri Jusuf Kala atas Ferdinand Hutahean

Brigjen Awi Setiyono mengatakan laporan itu nantinya akan diusut oleh tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Brigjen Awi Setiyono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bareskrim Polri mulai melakukan penyelidikan terkait dugaan penyebaran berita bohong yang dilakukan oleh mantan politikus partai Demokrat Ferdinand Hutahean dan pengamat politik Rudi S Kamri.

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan laporan itu nantinya akan diusut oleh tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

"Barusan sudah saya hubungi Direktorat tindak pidana Siber bahwa hari ini laporan polisi sudah diterima oleh subdit 1 direktorat tindak pidana Siber tentunya setelah laporan polisi diterima akan dilaksanakan penyelidikan," kata Brigjen Awi di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (7/12/2020).

Baca juga: Jusuf Kalla Bicara Soal Pilpres 2024, Kedekatannya dengan Anies Hingga Kepulangan Rizieq Shihab

Namun demikian, pihaknya masih belum mengetahui secara rinci rencana pemeriksaan saksi terkait kasus tersebut

"Saya tidak bisa mengandai-andai. Makanya dibilang masih penyidikan," pungkasnya.

Muswira Jusuf Kalla sebelumnya melaporkan mantan politikus partai Demokrat Ferdinand Hutahean dan pengamat politik Rudi S Kamri terkait dugaan penyebaran berita bohong yang dilakukan di akun sosial medianya.

Muswira yang merupakan putri ketiga mantan wakil presiden RI Jusuf Kalla itu mendaftarkan laporan ke Bareskrim Polri pada Rabu (2/12/2020). Laporan itu terdaftar dengan nomor ST/407/12/2020/Bareskrim.

Baca juga: Jusuf Kalla Beberkan Alasan Dukung Anies Baswedan di Pilgub DKI 2017, Bukan Ahok

"Saya di sini atas nama saya sebagai anaknya Pak Jusuf Kalla melaporkan Ferdinand Hutahean dan Rudi S Kamri atas tulisan-tulisan yang mereka buat. Tulisan tersebut menganggu martabat kami, saya dan keluarga," kata Muswira di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Menurut Muswira, tulisan yang dimaksudkan cuitan yang diunggah keduanya di sosial media Twitter. Ia menilai unggahan itu mengandung fitnah dan telah mengganggu nama baik keluarganya.

Sebaliknya, pelaporan ini juga telah diketahui oleh sang ayah Jusuf Kalla.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved