Breaking News:

Kutuk Korupsi, Ketum LDII: Korupsi Jauh dari Nilai Religi dan Tak Pancasilais

Ia menegaskan bahwa korupsi merupakan musuh semua agama, bahkan hukumannya sangat berat pada masa lalu seperti hukuman orang yang mencuri.

Dok LDII
Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam peringatan Hari Anti Korupsi sedunia pada 9 Desember, Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso mengutuk segala bentuk tindakan korupsi.

Menurutnya hari Anti Korupsi Sedunia menjadi pengingat, korupsi masih menjadi musuh bersama.

“Korupsi bagi kami saat ini, merupakan tragedi kemanusiaan. Korupsi yang terjadi pada bangsa ini, makin kejam. Bukan sebatas anggaran proyek, tapi bantuan bencana ataupun wabah juga dikorupsi,” ujar Chriswanto dalam keterangannya, Rabu (9/12/2020). 

Chriswanto berujar menengok kondisi Indonesia perihal kejahatan luar biasa itu, Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) Indonesia tahun 2020 sebesar 3,84 pada skala 0 sampai 5. 

Angka ini lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2019 sebesar 3,70.

"Artinya, cita-cita Reformasi untuk membersihkan Kolusi, Korupsi, Nepotisme (KKN) masih jauh dari kata berhasil," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa korupsi merupakan musuh semua agama, bahkan hukumannya sangat berat pada masa lalu seperti hukuman orang yang mencuri.

Baca juga: Hari Anti Korupsi Sedunia 2020, Berikut Kumpulan Ucapan dan Link Download Logo Peringatan Hakordia

“Mencuri pada zaman Rasulullah, bila barang yang dicuri senilai 8 gram emas dan ada saksi, bisa dikenai sanksi pemotongan tangan. Pada masa itu, koruptor tak akan dipotong tangannya, namun biasanya dihukum mati,” ujar Chriswanto.

Menurut Chriswanto, bila mencuri merupakan kejahatan privat, yang dirugikan hanya satu pihak, pemilik barang, sementara korupsi, merugikan orang banyak. 

Bahkan, saat korupsi, para koruptor bekerja sama dalam kejahatan membangun sistem yang merusak atau kolusi. 

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved