Breaking News:

Pemerintah Pastikan Bansos Disalurkan Pada Awal Januari

penyaluran bansos pada awal tahun dilakukan untuk mengungkit kemampuan ekonomi, daya beli masyarakat, dan konsumsi

WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK Tubagus Achmad Choesni memastikan pemerintah pusat akan meluncurkan program-program bansos tahun anggaran 2021 pada awal Januari.

Choesni menjelaskan, penyaluran bansos pada awal tahun dilakukan untuk mengungkit kemampuan ekonomi, daya beli masyarakat, dan konsumsi rumah tangga masyarakat.

"Rencana launching akan diprioritaskan pada tanggal 8 Januari 2020 dan paling telat pertengahan Januari yakni 14 Januari 2020," ujar Choesni melalui keterangan tertulis, Jumat (1/1/2021).

Baca juga: Bansos Tunai Rp 300 Ribu Diperpanjang 2021, Cek dengan NIK di dtks.kemensos.go.id

Baca juga: Keluarga Miskin Pilih Asingkan Diri di Hutan Gara-gara Kerap Dihina, Tak Pernah Dapat Bansos

Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo agar pada Januari seluruh bantuan sosial harus sudah disalurkan tepat waktu, tepat sasaran dan sampai ke tangan penerimanya.

Peluncuran penyaluran bansos 2021, menurut Choesni, akan dilakukan secara offline dan online. Peluncuran ini pun akan langsung dipimpin oleh Presiden dan diikuti oleh para menteri, kepala lembaga, dan pihak terkait lainnya.

"Kita harus pastikan dengan persiapan matang, nanti kita siapkan dulu teknisnya sehingga launching yang akan dilakukan oleh Presiden dan para menteri bisa berjalan dengan lancar," ucap Choesni.

Rencananya, peluncuran bansos pada awal Januari nanti akan dilakukan secara terpadu yang terdiri dari program bansos reguler dan non reguler.

Bansos reguler antara lain Program Keluarga Harapan kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Sembako kepada 18,8 juta KPM yang disalurkan oleh Himbara melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Serta diskon Listrik pengguna 450 VA dan 900 DTKS melalui sistem PLN jika pasca bayar atau pemberian token listrik bila pra bayar.

Sedangkan program bansos non reguler dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 yang telah diberikan di tahun 2020, tetap dilanjutkan pemberiannya tahun 2021.

Program bansos tersebut antara lain Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 10 juta KPM yang disalurkan PT Pos dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada 8 juta KPM yang disalurkan oleh pemerintah desa.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved