Breaking News:

Pembubaran FPI

Polri Belum Temukan Masyarakat yang Melanggar Maklumat Kapolri Terkait Penghentian Aktivitas FPI

Kombes Pol Ahmad Ramadhan menuturkan pihak kepolisian baru bisa menindak jika menemukan adanya pelanggar maklumat

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Eko Sutriyanto
Dokumen Humas Polda Sulsel
Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe dan Ustaz Dasad Latif keliling Kota Makassar sosialisasikan Maklumat Kapolri, Senin (23/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian RI masih belum menemukan pelanggaran usai penerbitan maklumat Kapolri terkait tindak lanjut keputusan pemerintah menghentikan aktivitas Front Pembela Islam (FPI).

Kabag Penum Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan petugas memang belum menemukan adanya masyarakat yang melanggar terkait maklumat Kapolri tersebut.

"Belum ada pelanggaran yang ditemukan terkait maklumat Kapolri nomor 1 tahun 2021," kata Ahmad kepada wartawan, Selasa (5/1/2021).

Ahmad menuturkan pihak kepolisian baru bisa menindak jika menemukan adanya pelanggar maklumat.

Sejauh ini, masyarakat masih mematuhi aturan tersebut.

"Terkait penindakan tentunya harus adanya pelanggaran.

Baca juga: Soal Calon Kapolri, Istana: Tinggal Tunggu Waktu

Sampai sejauh ini kita belum menemukan atau melihat ada pelanggaran yang dilakukan terkait maklumat tersebut. Jadi terkait penindakan ada pelanggaran dulu," tukasnya.

Sebelummya, Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan maklumat menyusul adanya penghentian aktivitas Front Pembela Islam (FPI) oleh pemerintah Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin

Maklumat Kapolri terdaftar dengan nomor: Mak/1/I/2021 tentang Kepatuhan Terhadap Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan FPI. Maklumat tersebut ditandatangani langsung oleh Jenderal Idham Azis pada 1 Januari 2021 ini.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved