Breaking News:

Indonesia Akan Intensifkan Perundingan Batas Wilayah Darat dan Laut Dengan Negara Tetangga

Indonesia akan meningkatkan intensitas perundingan perbatasan darat dan maritim dengan negara tetangga.

Tribunnews/HO/BPMI/Muchlis Jr
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia akan meningkatkan intensitas perundingan perbatasan darat dan maritim dengan negara tetangga.

Hal tersebut menjadi satu program prioritas Kementerian Luar Negeri RI pada 2021.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam Pernyataan Pers Tahunan Menlu RI (PPTM) 2021 mengatakan diplomasi akan bekerja untuk menjaga kedaulatan dan integritas wilayah.

“Diplomasi juga terus bekerja untuk menjaga kedaulatan NKRI,” kata Retno pada PPTM 2021 yang diselenggarakan secara virtual.

Baca juga: AS Tawarkan Bantuan Rp 28 T Agar Indonesia Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel, Ini Kata Kemenlu

Retno mengatakan di masa pandemi covid-19, perundingan perbatasan terus dilakukan dengan berbagai keterbatasan.

Dalam satu tahun terakhir Indonesia telah melakukan perundingan, termasuk secara virtual dengan Vietnam, Malaysia, dan Palau sebanyak 7 kali.

Baca juga: TKI di Malaysia Disiksa Majikan, Luka Bakar dan Bekas Sayatan di Sekujur Tubuh, Ini Reaksi Kemenlu

Untuk tahun 2021, Indonesia akan kembali meningkatkan intensitas perundingan perbatasan maritim dengan negara Malaysia, Palau, Filipina, Vietnam.

Dengan Malaysia, RI akan memformalkan hasil perundingan batas laut teritorial di segmen Laut Sulawesi dan segmen Selat Malaka bagian selatan.

Selanjutnya akan memulai proses perundingan untuk segmen-segmen lainnya khususnya untuk batas ZEE.

Baca juga: 64 Link untuk Cek Pengumuman Hasil CPNS 2019: Kemenlu, Kementan, Kemenhub, Hingga Kemenag

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved