Breaking News:

Penanganan Covid

Januari 2021: 5,8 Juta Vaksin Ditargetkan Masuk ke Daerah  

Presiden Jokowi menargetkan Januari ini 5,8 juta vaksin terdistribusi ke daerah, Februari 10,45 juta dosis vaksin, Maret 13,3 juta dosis vaksin.

Istimewa
Ratusan personil Polda Kalsel dilibatkan kawal dan amankan kedatangan vaksin Covid-19 Tahap I di Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru, Selasa (5/1/2021) pagi hingga ke tempat penyimpanan vaksin di instalasi farmasi milik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah telah mendistribusikan vaksin Covid-19 secara bertahap ke daerah.

Pada tahap pertama 700 ribu vaksin telah didistribusikan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pada Januari ini 5,8 juta vaksin terdistribusi ke daerah.

"Karena target kita nantinya untuk bulan Januari itu 5,8 juta vaksin harus masuk ke daerah bulan Januari," kata Presiden dalam rapat terbatas penanganan Covid-19 dan rencana vaksinasi, di Istana Negara, Rabu, (6/1/2021).

Baca juga: Ratusan Personel Polda Kalsel Termasuk Brimob Amankan Kedatangan Vaksin Covid-19 Tahap I

Ratusan personil Polda Kalsel dilibatkan kawal dan amankan kedatangan vaksin Covid-19 Tahap I di Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru, Selasa (5/1/2021) pagi hingga ke tempat penyimpanan vaksin di instalasi farmasi milik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
Ratusan personil Polda Kalsel dilibatkan kawal dan amankan kedatangan vaksin Covid-19 Tahap I di Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru, Selasa (5/1/2021) pagi hingga ke tempat penyimpanan vaksin di instalasi farmasi milik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota. (Istimewa)

Pengadaan vaksin dilakukan secara bertahap.

Oleh karena itu, pendistribusian juga dilakukan secara bertahap bergantung pada ketersediaan.

Pada bulan Februari presiden mengatakan 10,45 juta dosis vaksin akan kembali didistribusikan, dan bulan berikutnya 13,3 juta dosis vaksin akan disalurkan ke daerah. 

"Harus bisa dilaksanakan vaksinasinya oleh daerah-daerah,  dan bulan-bulan berikutnya nanti akan saya sampaikan pada waktu yang akan datang," kata Presiden.

TNI-Polri kawal ketat pengiriman 1,8 juta vaksin Covid-19 dari Bandara Soekarno-Hatta menuju kantor pusat PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (31/12/2020).
TNI-Polri kawal ketat pengiriman 1,8 juta vaksin Covid-19 dari Bandara Soekarno-Hatta menuju kantor pusat PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (31/12/2020). (Istimewa)

Kepala Negara meminta para gubernur untuk mengontrol dan mengecek langsung kesiapan vaksinasi Covid-19 yang rencananya akan dimulai pada pekan depan.

Vaksin tahap pertama diprioritaskan bagi tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19

"Oleh sebab itu saya minta kesiapan-kesiapan kita dalam rangka menuju vaksinasi ini betul-betul agar dicek dan dikontrol oleh para gubernur," pungkas Presiden

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved