Breaking News:

PSI Dukung Risma Jadi Garda Terdepan Penyaluran Bantuan untuk Rakyat

Risma dinilaisosok pekerja keras yang juga tepat untuk menerjemahkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal penyaluran BST untuk rakyat 

Istimewa via Tribun Jakarta
Dok. Kemensos Awal pekan pertama berdinas sebagai Menteri Sosial, Tri Rismaharini alias Risma menemui seorang pemulung di kawasan aliran Sungai Ciliwung, belakang kantor Kementerian Sosial. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, Tri Rismaharini memiliki cara tersendiri untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia,Risma kerap blusukan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung sepenuhnya Menteri Sosial Tri Rismaharini sebagai garda terdepan menyalurkan bantuan untuk meringankan beban rakyat di masa pandemi.  

“Kami percaya Bu Risma adalah figur terbaik dalam mengawal penyaluran bantuan sosial tunai (BST) agar tepat sasaran dan bebas korupsi,” ujar Plt Sekjen DPP PSI, Dea Tunggaesti, dalam keterangan tertulis, Kamis (7/1/2021). 

Dea mengatakan selain bersih, Risma merupakan sosok pekerja keras yang juga tepat untuk menerjemahkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal penyaluran BST untuk rakyat.  

“Beliau tipikal pemimpin yang merakyat dan mau turun langsung, bukan pemimpin di belakang meja. Bu Risma, kami yakin, mampu menjadi tulang punggung baru untuk meringankan beban rakyat,” ungkapnya.

Dea menambahkan, di masa sulit seperti sekarang, tak boleh ada celah untuk kesalahan atau pelanggaran dalam penyelenggaraan program bantuan untuk rakyat. 

Baca juga: Respons Para Politisi soal Mensos Tri Rismaharini Blusukan, dari Mardani Ali Sera hingga Fadli Zon

“Jangankan pelanggaran yang memang disengaja, seperti mengutip uang dari paket bantuan, kesalahan yang tidak disengaja pun harus nol. '

Blusukan Bu Risma adalah cara tepat untuk mengecek kebenaran data dan kondisi riil masyarakat,” pungkas Dea.

Diketahui, Presiden Jokowi telah meluncurkan program bantuan tunai se-Indonesia 2021.

Disiapkan anggaran Rp 110 triliun dan memastikan penyaluran bansos tetap dilanjutkan di 2021 ini. Tujuannya, untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan menggerakkan ekonomi nasional. 

"Kita harapkan bantuan ini dapat meringankan keluarga-keluarga yang terdampak pandemi Covid-19 dan diharapkan jadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional kita, mengungkit ekonomi nasional dan memperkuat daya beli masyarakat sehingga diharapkan pertumbuhan ekonomi nasional meningkat dan membaik," kata Jokowi dalam acara peluncuran bantuan tunai di Istana Negara, Senin (4/1/2021). 
 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved