Breaking News:

Penanganan Covid

Satgas Covid-19 Berterima Kasih kepada Menparekraf yang Sediakan Hotel untuk Karantina WNA

Doni mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang telah membantu menyediakan hotel bagi WNI dan WNA

Istimewa
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang telah membantu menyediakan hotel bagi WNI dan WNA yang tiba di tanah air menjelang penutupan pintu masuk ke Indonesia.

Hal itu dikatakan Doni usai bertemu dengan Menparekraf Sandiaga Uno, di Kantor BNPB, Jumat, (8/1/2021).

"Kami dari Satgas ucapkan terima kasih kepada pak Menteri Parekraf yang sudah membantu Satgas penanganan Covid-19,  setelah presiden Jokowi mengumumkan Indonesia tertutup dari kunjungan warga asing dari tanggal 1 januari waktu itu banyak WNA dan WNI yang tiba lebih awal," kata Doni.

Baca juga: Kemenparekraf Bantu Satgas Sosialisasikan Protokol Kesehatan yang Mulai Kendor

Menurut Jenderal bintang tiga itu terjadi penumpukan di bandara Soekarno Hatta karena banyak WNI dan WNA yang masuk ke Indonesia sebelum pintu masuk ditutup. Pihaknya sempat kewalahan karena terbatasnya hotel. 

 "Kami minta bantuan dari Parekraf yang menyediakan sejumlah hotel-hotel sehingga semua WNA dan WNI yang wajib karantina selam 5 hari ini bisa tertampung di seluruh hotel yang ada di jakarta," katanya.

Tidak hanya menyiapkan hotel bagi WNA dan WNI yang baru tiba di Indonesia, Doni mengatakan bahwa Kementerian Pariwisata juga membantu menyediakan hotel bagi tenaga kesehatan.

Baca juga: Doni Monardo Kenalkan PPKM Jawa-Bali: Diharapkan Mampu Tekan Angka Kasus Covid-19

Kontribusi Kementerian Pariwasata tersebut sangat membantu penanganan Covid-19 menjelang dimulainya program vaksinasi.

"Dengan program untuk memberikan perlindungan buat Nakes, fasilitas akomodasi hotel bagi para Nakes khususnya dokter dan perawat, serta juga untuk karantina warga kita yang OTG," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved