Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

KR Baruna Jaya Dikerahkan, Fokus Pencarian Deteksi Bawah Laut Cari Blackbox SJ182

Kapal Baruna Jaya akan membantu mencari kotak hitam atau blackbox pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Kapal Riset Baruna Jaya I. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Opersional Basarnas Brigjen (Mar) Rasman menyampaikan tim gabungan berencana akan menurunkan kapal KR Baruna Jaya untuk membantu operasi pencarian pesawat SJ-182 di Kepulauan Seribu, Selasa (12/1/2021).

Rasman menjelaskan, kapal Baruna Jaya akan membantu mencari kotak hitam atau blackbox pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

"Yang terlibat kemarin 53 kapal, hari ini jadi 54 ada perkuatan. Kalau tidak salah KR Baruna Jaya, tambahan untuk memperkuat deteksi bawah air," kata Rasman di Posko Terpadu JICT II, Jakarta Utara, Selasa (12/1/2021).

Rasman menambahkan, operasi SAR nantinya akan mulai dilakukan dalam enam sektor pencarian. Menurutnya, sektor tersebut diduga kuat merupakan titik area keberadaan pesawat SJ-182.

Baca juga: Mayday Mayday! Indonesia Kekurangan Dokter dan Perawat Akibat Lonjakan Covid-19

"Dari enam sektor itu kita maksimalkan khusus untuk mencari blackbox. Kita diperkuat oleh 4 unsur yang mempunyai kemampuan itu. Itu ada KRI Rigel, Baruna Jaya. Kemudian ada dari Kementerian Komunikasi dan Maritim itu KR Ara serta ada tim NTS," ujar Rasman.

Rasman menjelaskan proses pencarian hari ini akan dimaksimalkan untuk kemampuan deteksi bawah laut. 

Baca juga: Total 2.766 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, 168 Meninggal Dunia, 1.934 Sembuh

"Apalagi didukung dengan cuaca yang cukup bersahabat, gelombang yang juga tidak begitu ekstrem. Sehingga tim kita yang ada di lapangan diharapkan bisa untuk melaksanakan tugas dengan baik. Itu kira-kira rencana operasi secara umum," tukasnya.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved