Breaking News:

Penanganan Covid

Menteri Kesehatan dan Menkominfo Teken SKB Satu Data Vaksinasi Covid-19

penandatanganan SKB itu sebagai upaya memberikan kepastian hukum dalam mengatur sistem manajemen informasi satu data vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

Tribunnews.com/Rina Ayu
Tangkapan layar Menteri komunikasi dan informasi Johnny G Plate dan Menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai Penyelenggaraan Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Selasa (12/1/2021). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri komunikasi dan informasi Johnny G Plate dan Menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai Penyelenggaraan Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Selasa (12/1/2021).

Menurut Menteri Kominfo, penandatanganan SKB itu, sebagai upaya memberikan kepastian hukum dalam mengatur sistem manajemen informasi satu data vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

"Dengan didukung oleh tata kelola data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan. Kita bersama berharap agar program vaksinasi perdana yang akan dilakukan segera dapat berjalan dengan lancar," ujar Menteri Johnny dalam kegiatan yang disiarkan virtual.

Menteri Kominfo menyatakan dalam dua hari terakhir pemerintah telah menyelesaikan langkah-langkah final untuk menjamin keamanan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Program Vaksinasi Covid-19 Tidak Mudah, IDI Sarankan Ini ke Menteri Kesehatan

"Setelah sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa halal Covid-19 produk dari Sinovac. Kemarin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk Vaksin Covid-19 yang telah dijamin aman dan memiliki tingkat efisiensi yang melebihi standar yang ditetapkan oleh WHO," paparnya.

Ia menyatakan, hari ini pula telah menyaksikan uji coba Sistem Satu Data Vaksinasi Covid-19. Menurutnya pelaksanaan uji coba juga berjalan dengan baik.

"Sistem mengintegrasikan data lintas kementerian dan lembaga dari tahap persiapan, pelaksanaan, proses pelaporan, monitoring dan evaluasi penyelenggaraan vaksinasi Covid-19," jelasnya.

Ada 12 diktum dalam SKB Nomor HK.03.01/MENKES/53/2021 dan Nomor 5 Tahun 2021 yang mengatur mengenai ketentuan umum dan teknis Satu Data Vaksinasi Covid-19 itu.

Dalam SKB ditetapkan Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19 sebagai sistem informasi terintegrasi yang digunakan untuk persiapan, pelaksanaan vaksinasi, proses pelaporan, monitoring, dan evaluasi dalam penyelenggaraan vaksinasi Covid-19.

Menkes Budi mengapresiasi, pemanfaatan teknologi informasi yang disediakan Kementerian Kominfo  untuk mengatasi pandemi dan melakukan vaksinasi.

"Data dan informasi itu berperan sangat penting untuk menyelesaikan tugas Presiden kepada kami yaitu mengatasi pandemi dan melakukan vaksinasi mulai dari data testing, tracing dan isolasi," ungkapnya.

Ia menuturkan, keterpaduan data penting dalam pengelolaan hasil testing bahkan untuk tracing penyebaran Covid-19 di Indonesia.

"Bagaimana cara input data ke sistem yang tepat dan bisa langsung diketahui hasil testingnya langsung keluar hari itu. Kemudian data yang di Jawa Barat dengan Pusat bisa sama," ungkapnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved