Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Jenazah Penumpang Sriwijaya Teridentifikasi Belum Diserahkan Pada Keluarga, Ini Penjelasan Polri

Tim DVI Polri hingga Rabu (13/1/2021) belum menyerahkan bagian tubuh penumpang Sriwijaya Air yang sudah teridentifikasi pada keluarga

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas mengidentifikasi kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Temuan bagian pesawat selanjutnya akan diperiksa oleh KNKT sedangkan potongan tubuh korban diserahkan kepada DVI Polri untuk identifikasi lebih lanjut. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah berhasil mengidentifikasi 4 orang penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182, yang berasal dari pemeriksaan bagian tubuh korban.

Namun hingga Rabu (13/1/2021) bagian tubuh yang sudah teridentifikasi itu belum dipulangkan ke pihak keluarga.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan hal itu lantaran pihak keluarga korban ingin menunggu sampai bagian tubuh lain dari korban bersangkutan berhasil ditemukan dan diidentifikasi. Terlebih saat ini proses pencarian identifikasi pencocokan masih terus berjalan.

"Muncul pertanyaan dipublik pertama, kenapa telah diidentifikasi tapi sampai sekarang belum ada penyerahan jenazah kepada keluarga korban?

Baca juga: DVI Polri Sudah Terima 112 Sampel DNA dan 137 Kantong Jenazah Berisi Bagian Tubuh Korban

Baca juga: Alasan RS Polri Tak Lagi Sebut Bentuk Body Part Korban yang Diperiksa untuk Identifikasi

Ingin kami jelaskan pada prinsipnya tim siap menyerahkan itu semua," kata Rusdi dalam konferensi pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (13/1/2021).

"Keinginan dari keluarga adalah karena proses rekonsiliasi masih berjalan maka dimungkinkan body part - body part para korban ini bisa lebih banyak ditemukan," tuturnya.

Ia menjelaskan keluarga menginginkan bagian tubuh yang telah ditemukan dan teridentifikasi itu untuk disimpan dulu oleh tim DVI.

Sehingga jika nanti ada tambahan bagian tubuh lain yang ditemukan bisa langsung ditambahkan.

"Sehingga keluarga menginginkan yang sudah ditemukan disimpan dulu mungkin apabila ada penambahan-penambahan itu akan menjadi bagian yang ditambahkan," ucapnya.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta - Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (09/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB.

Pesawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut memiliki manifes 12 awak dan 50 penumpang yang terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.

Belakangan, diketahui pesawat SJ-182 itu jatuh diperairan Kepulauan Seribu. Saat ini tim SAR gabungan yang dipimpin oleh Basarnas terus melakukan pencarian untuk mengangkut puing - puing pesawat maupun korban.

Sementara tim DVI Polri sejauh ini telah berhasil mengidentifikasi 4 jasad korban penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Empat orang itu antara lain atas nama Okky Bisma, Fadly Satrianto, Khasanah dan Asy Habul Yamin.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved