Breaking News:

Syekh Ali Jaber Meninggal

Legislator Golkar: Syekh Ali Jaber Sosok Da'i yang Patut Diteladani dan Santun

Ace Hasan Syadzily mengaku sangat kehilangan begitu mendengar berita berpulangnya atau wafatnya Syekh Ali Jaber. 

Dok. Kemenko Polhukam
Ulama Syekh Ali Jaber menitipkan salam kepada Presiden Joko Widodo saat dijenguk oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD pasca-peristiwa penusukan di Lampung. Mahfud mendatangi mendatangi kediaman Syekh Ali Jaber pada, Senin (14/9/2020) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily mengaku sangat kehilangan begitu mendengar berita berpulangnya atau wafatnya Syekh Ali Jaber. 

"Saya sangat kehilangan atas wafatnya Syekh Ali Jaber, seorang ulama kelahiran Arab Saudi yang sangat aktif berdakwah di Indonesia," ujar Ace, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (14/1/2021). 

Menurut Ace, Syekh Ali Jaber dalam ingatannya adalah sosok yang menunjukan keulamaannya sebagai seorang da’i yang sejuk dan moderat. 

"Pandangan keagamaannya memberikan warna tersendiri di hati umat Islam Indonesia dalam dakwahnya," jelas politikus Golkar itu. 

"Almarhum betul-betul sosok da’i yang patut diteladani. Sangat santun dan sejuk," imbuh Ace. 

Diketahui, Syekh Ali Jaber meninggal dunia di RS Yarsi Jakarta Pusat pada Kamis (14/1/2021) pagi sekira pukul 08.30 WIB. 

Sebelum meninggal dunia, Syekh Ali Jaber sempat terpapar Covid-19 yang membuatnya harus menjalani perawatan. 

Kabarnya Syekh Ali Jaber meninggal dunia karena sakit paru-paru yang ia derita. Sekira sudah 16 hari Syekh Ali Jaber harus menggunakan alat bantu ventilator.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved