Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

310 Kantong Jenazah Berisi Bagian Tunuh Korban Sriwijaya Air SJ-182 Sudah Berhasil Dievakuasi

Tim SAR Gabungan berhasil mengumpulkan 310 kantong jenazah body part korban Sriwijaya Air SJ-182 selama sepuluh hari operasi pencarian.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews/Irwan Rismawan
Petugas memeriksa kantong jenazah berisi bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021). Tim SAR gabungan pencarian korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 hingga Senin (11/1/2021) sore telah berhasil membawa 14 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim SAR Gabungan berhasil mengumpulkan 310 kantong jenazah body part korban Sriwijaya Air SJ-182 selama sepuluh hari operasi pencarian.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito mengatakan selama sepuluh hari proses evakuasi total sebanyak 55 potongan besar pesawat, 60 kantong serpihan pesawat, FDR, dan CVR Electronic Unit telah berhasil diangkat dari perairan Kepulauan Seribu.

"Sehingga total 310 kantong jenazah, 60 kantong kecil bagian pesawat, dan 55 potongan besar pesawat. Tentunya, selain FDR dan CVR electronic unit yang sudah ditemukan," kata Bagus di Posko JICT II Tanjung Priok Jakarta Utara pada Senin (18/1/2021) sore.

Baca juga: Basarnas Perpanjang Operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182 Hingga 21 Januari 2021

Bagus mengatakan hasil evakuasi objek pencarian pada hari kesepuluh terbilang lebih sedikit karena terkendala cuaca buruk.

Namun demikian Tim SAR Gabungan masih tetap melaksanakan pencarian dengan semaksimal mungkin.

Baca juga: DVI Polri Identifikasi 29 Korban Sriwijaya Air SJ-182: 15 Jenazah Sudah Diserahkan ke Keluarga

"Saya akan menginformasikan bahwa cuaca hari ini kurang bagus di lokasi pencarian, sehingga untuk hari ini kita baru mendapatkan dua kantong jenazah, dua kantong serpihan kecil badan pesawat, dan satu potongan besar bagian pesawat," kata Bagus.

29 Korban Sriwijaya Air SJ-182 teridentifikasi

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah berhasil mengidentifikasi 29 korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada Senin (18/1/2021).

Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko bahwa dari jumlah tersebut, pihaknya telah menyerahkan 15 jenazah yang sudah teridentifikasi kepada keluarga korban.

"Update teridentifikasi, kami telah melakukan identifikasi sebanyak 29 korban, dan 15 (jenazah,red) di antaranya sudah diserahkan ke keluarga," kata Hery saat konferensi pers dk RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (18/1/2021).

Sementara itu, Hery mengatakan, 14 jenazah lainnya belum diserahkan Tim DVI karena masih menunggu persetujuan pihak keluarga korban.

Baca juga: Inafis Polri Cek CCTV Bandara Soekarno-Hatta untuk Bantu Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182

DVI Polri juga telah menerima 438 sampel DNA untuk mengidentifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.

"Sampai hari ini, kami telah menerima sampel dan melakukan pemeriksaan sebanyak 438 sampel DNA," kata Hery. 

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa tim DVI akan melakukan pencocokan data antemortem dan data posmortem.

"Baik itu antemortem ataupun postmortem," tambahnya.

Hery menyebut, pihaknya juga telah menerima 308 kantong jenazah korban Sriwijaya Air SJ182 di RS Polri, Kramat Jati.

Hery menjelaskan, pengumpukan kantong jenazah ini untuk keperluan identifikasi korban.

"Kemudian update hari ini, kami telah menerima sebanyak 308 kantong (jenazah,red) dari fase 1 di Tanjung Priok," ucap Hery.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved