Breaking News:

Gempa di Sulawesi Barat

Anggota Komisi III DPR Minta Polri Turunkan Tim Dokkes di Beberapa Wilayah Bencana

tim kedokteran dan kesehatan (dokkes) Polri untuk dapat diterjunkan di beberapa titik musibah bencana yang terjadi di beberapa wilayah seperti Sulawes

BNPB
Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga 17 Januari 2021 pukul 20.00 WIB jumlah korban meninggal dunia akibat gempa M6,2 di Provinsi Sulawesi Barat menjadi 81 orang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III fraksi Partai Golkar Andi Rio Idris Padjalangi meminta tim kedokteran dan kesehatan (dokkes) Polri untuk dapat diterjunkan di beberapa titik musibah bencana yang terjadi di beberapa wilayah seperti Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan dan Sumedang.

Hal itu guna membantu memberikan pelayanan medis dan vitamin bagi para petugas Polri yang bertugas serta masyarakat yang menjadi korban atau terdampak dari bencana alam tersebut.

"Dokkes Polri harus dapat memperhatikan petugas Polri dan masyarakat di lapangan, khususnya dengan memberikan vitamin dan makan teratur serta pengecekan kesehatan tubuh bagi anggotanya, kata Andi kepada wartawan, Senin (18/1/2021).

Jembatan putus di jalur Jalan Trans Kalimantan, terletak di perbatasan antara Desa Bawahan Pasar Kecamatan Mataraman dan Desa Banua Anyar Danau Salak Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (17/1/2021).
Jembatan putus di jalur Jalan Trans Kalimantan, terletak di perbatasan antara Desa Bawahan Pasar Kecamatan Mataraman dan Desa Banua Anyar Danau Salak Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (17/1/2021). (Polres Banjar untuk Banjarmasin Post)

"Upaya ini guna mencegah terjadinya kelelahan yang dapat berdampak pada kesehatan petugas, terlebih corona sedang meningkat. Jangan sampai timbul masalah baru di saat membantu para korban bencana alam yaitu adanya cluster baru covid 19," imbuhnya.

Politikus Partai Golkar itu berharap agar Tim Dokkes Polri dapat menerjunkan petugas medisnya sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Baca juga: Dua Provinsi Dilanda Bencana Alam, Komisi III Minta Polri Tambah Personel Bantu Masyarakat

Menurutnya jangan sampai ada antrean dan kurangnya obat obatan yang diperlukan.

Abraham Sihombing (8) ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun longsor selama 10 hari di Perumahan Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 3/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (18/1/2021).
Abraham Sihombing (8) ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun longsor selama 10 hari di Perumahan Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 3/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (18/1/2021). (Istimewa/Kantor SAR Bandung)

Dokkes Polri dapat sigap dalam menangani bila terjadi adanya anggota Polri atau masyarakat yang mengeluh sakit atau memiliki gejala Covid-19.

"Dokkes Polri harus dapat terus memberikan penyuluhan kepada para anggota Polri di Lapangan dan Masyarakat untuk terus dapat memperhatikan Protokol Kesehatan sehingga dapat mencegah atau mengantisipasi penyebaran covid-19," ujarnya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved