Breaking News:

Eksklusif Tribunnews

Sidarto Danusubroto dan Nasihat untuk Jokowi: Salut, Presiden Calonkan Komjen Listyo Jadi Kapolri

Siapapun yang punya integritas dan kapasitas, dia berhak untuk diangkat, tanpa memandang suku, agama, atau apapun.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto berpose usai wawancara khusus dengan Tribun Network di kediamannya di Jakarta, Jumat (22/1/2021). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

SIDARTO Danusubroto (85), mantan Ketua MPR yang kini menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) meyakini pada 2021 ini kondisi perekonomian Indonesia makin membaik dan sejumlah investor besar, di antaranya produsen mobil listrik, telah masuk ke Indonesia.

Ia juga memuji langkah berani Presiden Jokowi mengusulkan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Pol Idham Azis.

Sidarto pernah meniti karier di Polri, terakhir menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat periode 1988 - 1991.

Sebelumnya ia menjawab Kapolda Sumbagsel pada 1986-1988.

Berikut petikan wawancara eksklusif Tribun Network dengan mantan Ketua MPR tersebut.

Anda seorang purnawirawan perwira tinggi (Inspektur Jenderal) Polri. DPR meloloskan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri pengganti Jenderal Pol Idham Azis. Bagaimana komentar Anda?

Pada masa lalu Polri pernah dipimpin oleh seorang beragama Nasrani yaitu Pak Widodo Budidarmo. Waktu beliau Kapolri, saya Kadispen (Kepala Dinas Penerangan) Polri. Sekarang Pak Listyo Sigit juga Nasrani.

Listyo Sigit Prabowo
Listyo Sigit Prabowo (Tribunnews.com, Chaerul Umam)

Ini saya tangkap sebagai suatu sikap Presiden, bahwa negara kita adalah negara yang pro-keberagaman, pro-kebhinekaan.

Siapapun yang punya integritas dan kapasitas, dia berhak untuk diangkat, tanpa memandang suku, agama, atau apapun.

Idham Azis dari Sulawesi, Sekarang Sigit kelahiran Maluku, bagi saya tidak masalah. Saya harapkan, saat beliau (Listyo Sigit) menjabat sebagai Kapolri, polisi tidak hanya sebagai penegak hukum tapi juga menjunjung tinggi perikeadilan.

Halaman
123
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved