Breaking News:

Kasus Asabri

Kasus Korupsi Asabri: Mahfud MD Pastikan Negara Jamin Uang Prajurit TNI dan Polri Tidak Hilang

Menko Polhukam Mahfud MD pastikan negara jamin uang milik prajurit TNI dan Polri sebagai nasabah PT Asabri aman, para prajurit diminta tenang.

Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam webinar evaluasi 15 tahun pelaksanaan Pilkada: Capaian dan Tanggapan yang disiarakan kanal YouTube CSIS Indonesia, Rabu (14/10/2020). / capture video 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD memastikan negara menjamin uang milik prajurit TNI dan Polri sebagai nasabah PT Asabri aman meski kasus korupsi di perusahaan plat merah tersebut dibawa ke pengadilan. 

Untuk itu Mahfud MD meminta masyarakat khususnnya kalangan prajurit TNI dan Polri tenang. 

"Saya memastikan tadi ke Kejaksaan Agung, bahwa prajurit TNI dan Polri itu tetap mendapat jaminan dari negara dan dari proses hukum bahwa uangnya tidak akan hilang, dengan cara apapun," kata Mahfud MD di kanal Youtube resmi Kemenko Polhukam yang diunggah pada Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Kemhan Dukung Penuh Penegakan Hukum Terhadap Siapa Saja yang Terlibat Korupsi Asabri

Mahfud menegaskan dalam kasus tersebut prajurit TNI dan Polri tidak boleh dirugikan mengingat uang tersebut mereka simpan demi kesejahteraan mereka sendiri. 

"Pokoknya prajurit TNI dan Polri tidak boleh dirugikan karena mereka menyimpan uang ke yayasan itu untuk kesejahteraan mereka," kata Mahfud. 

Dalam hal ini, kata Mahfud, mungkin pelakunya banyak yang sama dengan yang Jiwasraya, akan tetapi objek dan barang-barang bukti atau asetnya berbeda. 

Baca juga: Tetapkan 8 Tersangka Kasus Korupsi di PT Asabri, Kejagung Tuai Pujian dari KPK

Diberitakan sebelumnya Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung menetapkan 8 orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asabri (Persero) pada Senin (1/2/2021).

Pengumuman penetapan tersangka tersebut disampaikan usai para tersangka digelandang dari gedung pemeriksaan menuju mobil tahanan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan.

Mereka tampak mengenakan pakaian tahanan berwarna merah jambu.

"Dari kesepuluh orang yang diperiksa saksi pada hari ini 8 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Leonard Eben Ezer di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (2/1/2021).

Baca juga: Dua Terdakwa Korupsi Jiwasraya Diduga Juga Jadi Otak Kasus Korupsi di Asabri

Halaman
1234
Penulis: Gita Irawan
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved