Breaking News:

VIRAL Ajakan Nikah Muda oleh Aisha Weddings, BKKBN: Secara Biologis itu Sangat Menyesatkan

Media Sosial sedang ramai memperbincangkan ajakan nikah muda dan poligami oleh Aisha Weddings. Kepala BKKBN pun ikut buka suara menanggapinya.

FB Aisha Weddings via Kompas TV
Spanduk ajakan menikah muda Aisha Weddings. 

TRIBUNNEWS.COM - Sosial media sedang diramaikan dengan perbincangan tentang ajakan nikah muda dari Wedding Organizer, Aisha Weddings.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, mengatakan ajakan tersebut harus dikecam.

Dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV pada Kamis (11/2/2021), Hasto mengungkapkan ajakan untuk nikah muda secara biologis adalah hal yang sangat menyesatkan.

"Secara biologis itu sangat menyesatkan, karena kalau kita memberikan imbauan kepada masyarakat harus ada dasar yang kuat secara ilmiah," terangnya.

Spanduk Aisha Weddings tawarkan paket nikah siri dan poligami (sumber: facebook Aisha Weddings)
Spanduk Aisha Weddings tawarkan paket nikah siri dan poligami (sumber: facebook Aisha Weddings) (Via Kompas TV)

Baca juga: Aisha Weddings Dicurigai Bawa Misi Tertentu, Komnas Perempuan: Polisi Harus Segera Usut Tuntas

Baca juga: Muhammadiyah Nilai Aisha Weddings Menyalahi Aturan Perundang-undangan

Ia juga meminta agar jangan ada pihak yang memberikan provokasi kepada masyarakat dan sifatnya menyesatkan.

Hasto menegaskan bahwa pernikahan dini lebih banyak memberikan kerugian.

Ia juga menuturkan akan ada bahaya yang sangat luar biasa jika terjadi pernikahan di usia dini, terutama untuk perempuan.

Baca juga: Soal Aisha Wedding, Pemerintah dan Masyarakat Makin Peduli Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan

Baca juga: Komisi III Minta Bareskrim Polri Usut Aisha Weddings yang Promosikan Nikah Muda hingga Siri

Bahaya tersebut di antaranya:

1. Melahirkan dengan usia di bawah 20 tahun dapat menyebabkan panggul sang ibu yang sempit.

Sehingga bayi bisa terjepit saat melahirkan dan akhirnya menyebabkan kematian bayi.

Halaman
123
Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved