Breaking News:

LPSK Tengah Tangani Pembayaran Kompensasi untuk 60 Korban Terorisme Masa Lalu

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tengah menangani pembayaran kompensasi untuk hampir 60 korban tindak pidana terorisme masa lalu lagi.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo saat wawancara khusus dengan Tribun Network di Kantor LPSK, Jakarta, Selasa (24/11/2020). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) saat ini tengah menangani pembayaran kompensasi untuk hampir 60 korban tindak pidana terorisme masa lalu lagi. 

Ketua LPSK Hasto Atmojo mengatakan sebelum memberikan kompensasi dari negara kepada mereka, mereka diharapkan meminta surat penetapan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebelum mereka ke LPSK. 

Setelah BNPT mengeluarkan surat penetapan bahwa mereka adalah korban tindak pidana terorisme masa lalu, kata Hasto, maka LPSK akan melakukan penilaian (assesment) terhadap mereka untuk menentukan kategori korban apakah korban meninggal dunia, luka berat, luka sedang, atau luka ringan. 

Baca juga: Respons LPSK Sikapi Permohonan Justice Colabolator Tersangka Kasus Korupsi Asabri

Hal tersebut disampaikan Hasto dalam acara Elshinta News Talk: Power Breakfast yang disiarkan pada Senin (15/2/2021).

"Sekarang sudah tercatat hampir 60-an orang yang nantinya kami akan lakukan assesment untuk mendapatkan kompensasi berikutnya untuk korban tindak pidana terorisme masa lalu," kata Hasto. 

Hasto mengatakan pihaknya kesulitan untuk menentukan kategori korban luka tindak pidana terorisme masa lalu. 

Untuk itu LPSK bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI). 

"Karena untuk mengetahui tingkat kategori luka ini sudah cukup sulit buat LPSK, kemudian LPSK bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) jadi untuk melakukan assesment kesehatan, assesment untuk menentukan apakah derajat lukanya berat, ringan, atau sedang, itu yang melakukan dari PDFI," kata Hasto. 

Baca juga: Sepanjang 2020, LPSK Terima 278 Permohonan untuk Kasus Terorisme

Sedangkan untuk menentukan besaran jumlah kompensasi yang akan diberikan, kata Hasto, LPSK mendasarkannya pada keputusan Kementerian Keuangan. 

Dalam putusan tersebut ditentukan jumlah kompensasi yang dibayarkan untuk korban meninggal dunia adalah Rp 250 juta, luka berat Rp 210 juta, luka sedang Rp 115 juta, dan luka ringan Rp 75 juta. 

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved