Breaking News:

Ken Setiawan Tak Heran Ada Artis Berbaiat Terhadap Kelompok Radikal: Sejak Tahun 2000 Sudah Banyak

Ken Setiawan mengaku tidak kaget melihat fenomena artis terpapar paham radikal hingga memutuskan hijrah dan berbaiat kepada kelompok radikal.

TribunSolo.com/Agil Tri
Ken Setiawan, mantan anggota NII sekaligus ketua NII Crisis Center saat wawancara dengan wartawan di hotel best western solobaru, selasa (18/12/2018) 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan mengaku tidak kaget melihat fenomena artis terpapar paham radikal hingga memutuskan hijrah dan berbaiat kepada kelompok-kelompok radikal.

"Bukan saat ini saja, bahkan sejak tahun 2000 sudah banyak artis yang bergabung. Bahkan bukan hanya sebagai jamaah, tapi para artis itu menjadi leader atau perekrut untuk di lingkungan entertainment," jelas Ken Setiawan di Hotel Diradja Jakarta, Rabu (17/2/2021).

Para artis yang berbaiat kepada kelompok radikal bukan hanya berubah secara ideologi saja.

Baca juga: Ken Setiawan Ungkap Ada Anak Kapolda Terpapar Radikalisme Jaringan Teroris NII di Kampus

Mereka juga berpindah haluan mendukung didirikannya negara Islam atau khilafah.

"Juga secara penampilan dan komunikasi, mereka cenderung agamis dan statemen mereka cenderung selalu berseberangan dengan pemerintah," ujar Ken.

Salah satu artis yang diketahui Ken telah berbaiat kepada kelompok radikal adalah DS.

Baca juga: Ken Setiawan: Bila Kelompok Radikal Tahu Ada Perpres RAN PE, Mereka Akan Frontal

"DS sejak tahun 2000 sudah berhasil merekrut puluhan artis. Ada juga artis inisial AS yang sudah berpangkat Camat di tahun itu (2000) juga sudah banyak merekrut dari kalangan artis," kata Ken.

Ken mengungkapkan, ada juga artis non muslim berinisial AS yang berbaiat ke negara Islam.

MS, kata Ken, adalah artis yang kerap membintangi Sinetron dan FTV di layar kaca.

Baca juga: Ken Setiawan: Perpres No. 7/2021 RAN PE Seperti Reaktor Nuklir, Persempit Gerakan Kelompok Radikal

"MS bahkan menyatakan siap berjuang menegakan Khilafah. MS yang sebelumnya beragama Kristen Protestan, setelah berbaiat atau sumpah setia kepada negara Islam, lalu MS diganti nama menjadi Abu Musa," tutur Ken.

Ken khawatir bila para artis yang telah terpapar paham radikal itu akan mempengaruhi para fansnya.

"Hal yang dikhawatirkan adalah, para artis yang terpapar radikal itu mempunyai follower di medos yang cukup banyak, bahkan jutaan, jadi statemen dan gaya hidupnya akan mempengaruhi pengikut di akun medsosnya," kata Ken.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved