Breaking News:

Polisi Sebut Situs Aisha Weddings yang Promosikan Pernikahan Usia Dini Terdaftar di Luar Negeri

Yusri mengatakan terdapat indikasi bila website aishaweddings.com menggunakan server luar negeri.

Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat memberikan keterangan kepada awak media di Polda Metro Jaya, Selasa (16/2/2021). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus terkait promosi nikah dini yang dilakukan event organizer Aisha Weddings.

Yusri mengatakan terdapat indikasi bila website aishaweddings.com menggunakan server luar negeri.

Saat ini pihak Polda Metro Jaya sedang melakukan klarifikasi terhadap pihak terkait mengenai hal tersebut.

Baca juga: Tidak Kearah Pidana, SAMINDO Laporkan Aisha Weddings Hanya Ingin Membuat Jera

"Ini masih kami klarifikasi masih penyelidikan ya, akunnya ini masih di profilling, karena indikasi akun itu tidak ada di sini (Indonesia) adanya di luar negeri ya," kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (18/2/2021).

Karena itu, Yusri belum dapat mengkonfirmasi terkait kasus tersebut hingga saat ini.

"Makanya ini saya bilang masih didalami," kata Yusri.

Diberitakan sebelumnya, situs aishaweddings.com saat ini ramai diperbincangkan karena di dalam webnya mempromosikan nikah usia dini bahkan poligami.

Baca juga: Bareskrim Polri: Website Aisha Weddings Gunakan Email Fiktif

Menanggapi hal ini, Advokat dan Penggiat Sahabat Milenial Indonesia (SAMINDO) Disna Riantina melaporkan Aisha Weddings karena dianggap membuat resah publik.

Disna mengatakan, saat ini surat laporannya telah diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, bernomor LP/800/II/Yan2.5/2021/SPKT PMJ.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved