Breaking News:

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Besok, Rabu 24 Februari 2021: 18 Wilayah Waspada Hujan Lebat

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Besok, Rabu 24 Februari 2021: 18 Wilayah Waspada Hujan Lebat termasuk Bengkulu, DKI Jakarta, Yogyakarta.

https://www.freepik.com/
Ilustrasi Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Besok, Rabu 24 Februari 2021: 18 Wilayah Waspada Hujan Lebat 

TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengabarkan, 23 wilayah berpotensi mengalami cuaca ekstrem, Rabu (24/2/2021).

Tercatat 18 wilayah berpotensi diguyur hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Wilayah-wilayah tersebut, di antaranya adalah Bengkulu, DKI Jakarta, Yogyakarta, Gorontalo.

Selanjutnya, empat wilayah lainnya berpotensi diguyur hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Rabu, 24 Februari 2021: DKI Jakarta Hujan Lebat hingga Angin Kencang

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jabodetabek Rabu, 24 Februari 2021, BMKG: DKI Jakarta Potensi Hujan di Siang Hari

Awan Cumulonimbus menyelimuti perairan Teluk Jakarta di kawasan perairan kepulauan Seibu, Jakarta, Minggu (10/01/2021). Perairan Teluk Jakarta sejak beberapa hari terakhir diselimuti cuaca ekstrem yang berbahaya bagi pelayaran dan penerbangan seputar Kota Jakarta.
Awan Cumulonimbus menyelimuti perairan Teluk Jakarta di kawasan perairan kepulauan Seibu, Jakarta, Minggu (10/01/2021). Perairan Teluk Jakarta sejak beberapa hari terakhir diselimuti cuaca ekstrem yang berbahaya bagi pelayaran dan penerbangan seputar Kota Jakarta. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Keempat wilayah tersebut yakni Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah.

Sementara itu wiliayah Maluku berpotensi terjadi angin kencang.

BMKG menjelaskan, Pusat Tekanan Rendah (LPA) terpantau di perairan Selatan NTT yang membentuk daerah pertemuan danperlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari perairan Selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, di perairan selatan Jawa Timur-NTB, di NTT bagian Barat dan Timur.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan-awan hujan di sekitar pusat tekanan rendah dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Sirkulasi siklonik terpantau di perairan Barat Aceh yang membentuk konvergensi memanjang di Aceh bagian Barat.

Garis konvergensi lainnya terpantau memanjang dari Sumatera Utara Sumatera Selatan, diperairan Barat Daya Lampung.

Halaman
123
Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved