Breaking News:

Bareskrim Polri, Kemenhub, dan KLHK Sidik Pelanggaran Hukum Kapal Tanker Iran dan Panama

Sugeng menjelaskan penyidik Bareskrim Polri memeriksa terkait dengan ditemukannya senjata api dan amunisinya di kapal tersebut.

Bakamla RI
KN Marore 322 milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) tengah mengawal tanker MT Horse berbendera Iran menuju Batam 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Kemenko Polhukam Sugeng Purnomo mengatakan saat ini penyidik dari Bareskrim Polri, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sedang melakukan penyidikan terhadap kapal tanker Iran dan Panama yang ditangkap Bakamla di Perairan Pontianak beberapa waktu lalu.

Sugeng menjelaskan penyidik Bareskrim Polri memeriksa terkait dengan ditemukannya senjata api dan amunisinya di kapal tersebut.

Kemudian, kata dia, PPNS Kementerian Perhubungan menyidik terkait dengan tindak pidana pelayaran.

Lalu PPNS KLHK menyidik terkait dengan pencemaran lingkungan yang dilakukan dua kapal tersebut.

"Saat ini tahapannya sudah di tahapan penyidikan," kata Sugeng dalam keterangan video yang diterima dari Tim Humas Kemenko Polhukam RI pada Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Kementerian Perhubungan Segera Umumkan Pelanggaran UU Pelayaran Kapal Tanker Iran dan Panama

Sugeng menjelaskan saat penangkapan, Kemenko Polhukam membentuk Satgas penyelesaian hukum kedua kapal tersebut.

Satgas tersebut, kata Sugeng, kemudian mengadakan rapat dengan Kementerian dan Lembaga dan dukungan ke berbagai pihak terkait.

"Langkah-langkah penyitaan sudah dilakukan dan sekarang sedang berlanjut pemeriksaan-pemeriksaan. Dan diharapkan dalam waktu dekat sudah bisa diumumkan siapa yang bertanggung jawab atau ditetapkan sebagai tersangkanya," kata Sugeng.

Baca juga: Kepala Bakamla: Kapal Tanker Iran dan Panama Tertangkap Tangan Transfer Bahan Bakar

Diberitakan sebelumnya Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengamankan dua kapal berjenis motor tanker (MT) yang diduga melakukan transfer bahan bakar minyak (BBM) ilegal di perairan Pontianak pada Minggu (24/1/2021).

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved